Keuangan.id – 21 Mei 2026 | Pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui inovasi dan tata kelola yang efektif. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, baru-baru ini melantik 884 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, dengan harapan mereka dapat berinovasi dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.
Selain itu, pemerintah juga fokus pada peningkatan tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam. Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam, yang bertujuan untuk memperkuat pengawasan dan monitoring, serta memberantas praktik-praktik ilegal dalam tata kelola ekspor sumber daya alam.
Di bidang pendidikan, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya penguatan literasi digital dan edukasi bahaya judi online di lingkungan sekolah. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan setelah pemerintah menemukan hampir 200 ribu anak terpapar aktivitas judi online.
Pemerintah juga terus memperkuat edukasi melalui pendekatan empat ekosistem pendidikan, yakni sekolah, keluarga, masyarakat, dan media. Dengan demikian, diharapkan anak-anak memiliki kesadaran terhadap bahaya judi online yang kini menjadi persoalan serius di Indonesia.
Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah juga terus berupaya meningkatkan kedisiplinan dan efektivitas kerja. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan pentingnya kedisiplinan dan efektivitas kerja dalam memberikan pelayanan publik yang terbaik.
Dengan demikian, pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui inovasi, tata kelola yang efektif, dan edukasi yang tepat. Diharapkan, upaya-upaya ini dapat memberikan hasil yang nyata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.











