Keuangan.id – 09 April 2026 | Pembiayaan melalui lembaga multifinance berbasis syariah menunjukkan peningkatan signifikan pada bulan Februari 2026. Total piutang tercatat mencapai Rp 31,44 triliun, menandai pertumbuhan tahunan sebesar 11,33 % dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kenaikan ini mencerminkan semakin kuatnya permintaan pembiayaan yang sesuai prinsip syariah, terutama di sektor konsumen, perdagangan, dan pembiayaan aset tetap. Data resmi menunjukkan bahwa segmen konsumen mendominasi pertumbuhan, sementara pembiayaan korporasi tetap stabil.
| Parameter | Februari 2025 | Februari 2026 | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Piutang Multifinance Syariah | Rp 28,23 triliun | Rp 31,44 triliun | +11,33 % |
Jika tren ini berlanjut, sektor multifinance syariah diproyeksikan dapat menambah kontribusi signifikan terhadap total pembiayaan nasional. Analis memperkirakan bahwa pertumbuhan berkelanjutan akan didorong oleh peningkatan kesadaran masyarakat terhadap produk keuangan halal serta dukungan kebijakan regulator yang mempermudah akses pembiayaan syariah.
Namun, para pelaku industri juga diingatkan untuk memperhatikan kualitas portofolio, mengingat percepatan pertumbuhan dapat menambah risiko kredit jika tidak disertai dengan penilaian yang ketat.
