Keuangan.id – 23 April 2026 | Adira Finance mencatat pencapaian signifikan dengan pembiayaan investasi sebesar Rp 1,8 triliun pada kuartal I-2026. Angka ini menunjukkan pertumbuhan double digit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menandakan keberhasilan strategi ekspansi perusahaan.
Latar Belakang
Pembiayaan investasi menjadi salah satu pilar utama dalam portofolio Adira Finance, yang berfokus pada penyediaan dana bagi sektor usaha menengah hingga besar. Kenaikan permintaan kredit investasi dipicu oleh optimisme pertumbuhan ekonomi dan kebijakan stimulus pemerintah.
Kinerja Kuartal I-2026
Berikut rangkuman kunci kinerja pembiayaan investasi selama tiga bulan pertama 2026:
| Item | Nilai |
|---|---|
| Pembiayaan Investasi | Rp 1,8 triliun |
| Pertumbuhan YoY | 12,5% |
| Rasio Non‑Performing Loan (NPL) | 2,1% |
Dampak Terhadap Industri Keuangan
Dengan pencapaian ini, Adira Finance memperkuat posisinya di pasar keuangan Indonesia. Peningkatan volume pembiayaan investasi berkontribusi pada likuiditas sektor usaha dan menambah kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi domestik.
Ke depannya, perusahaan menargetkan pertumbuhan serupa dengan memperluas jaringan cabang dan meningkatkan penawaran produk digital untuk mempercepat proses persetujuan kredit.











