Keuangan.id – 17 April 2026 | Pascal Struijk, bek tiga orang berusia 26 tahun yang kini mengisi lini belakang Leeds United, kembali menjadi sorotan media sepakbola Indonesia dan Eropa. Dengan darah Indonesia dari ibunya, Struijk tidak hanya menorehkan penampilan solid di Premier League, namun juga menjadi kandidat kuat bagi program naturalisasi Timnas Indonesia. Prestasinya di Old Trafford melawan Manchester United serta ketertarikan tiga klub raksasa Liga Inggris menambah nilai jualnya di pasar transfer musim panas 2026.
Profil Singkat dan Karier di Leeds United
Struijk memulai karier profesionalnya di akademi Leeds United dan telah menembus tim utama sejak 2020. Pada musim 2025/2026, ia mencatatkan 31 penampilan dalam berbagai kompetisi, termasuk 31 laga Premier League, dan mencetak satu gol penting. Meskipun berposisi sebagai bek, Struijk dikenal memiliki peran serbaguna; ia kerap membantu serangan lewat umpan silang dan kemampuan menembus ruang di lini tengah.
Penampilan Gemilang di Old Trafford
Pekan ke-32 Premier League menjadi momen puncak bagi Struijk. Leeds United mengalahkan Manchester United 2‑1 di Old Trafford, dan Struijk menjadi salah satu pilar pertahanan yang berhasil menahan serangan pemain bintang seperti Bruno Fernandes dan Benjamin Sesko. Penampilannya yang disiplin membuat pelatih Daniel Farke menaruh kepercayaan penuh, menempatkannya dalam formasi 3‑4‑2‑1 sejak menit pertama. Kemenangan tersebut mengangkat Leeds United ke posisi ke‑15 dengan 36 poin, jauh menjauh dari zona degradasi.
Setelah pertandingan, Struijk mengunggah foto diri di Instagram dengan caption “Just a chill Monday night”, sebuah sindiran halus kepada lawan yang dikenal dengan sebutan “Setan Merah”. Unggahan itu langsung viral di kalangan netizen Indonesia, memperkuat harapan para pendukung Timnas Garuda bahwa sang bek berpotensi bergabung dengan skuad nasional.
Ketertarikan Klub Raksasa Inggris
Media Inggris, Football Insider, melaporkan bahwa Tottenham Hotspur tengah menyiapkan tawaran untuk Struijk pada bursa transfer musim panas 2026. Spurs berada dalam posisi sulit, menempati peringkat ke‑18 dengan 30 poin, dan memerlukan tambahan kualitas di lini belakang untuk menghindari degradasi. Selain Tottenham, dua klub lain yang disebut-sebut melirik Struijk adalah klub yang pernah dipimpin oleh mantan murid Shin Tae‑yong, meski identitas klub tersebut tidak diungkap secara jelas dalam laporan. Ketertarikan ini menunjukkan bahwa performa Struijk di Premier League telah menarik perhatian klub-klub besar yang membutuhkan bek berpengalaman dan berdaya serang.
Potensi Naturalisasi ke Timnas Indonesia
Dengan latar belakang keturunan Indonesia, Struijk menjadi nama yang sering disebut dalam diskusi naturalisasi pemain asing untuk Timnas Indonesia. Program naturalisasi telah menjadi strategi utama PSSI untuk menambah kualitas skuad menjelang ajang internasional. Struijk, yang memiliki pengalaman bermain di level tertinggi sepakbola dunia, dianggap dapat memberikan kontribusi signifikan, terutama dalam memperkuat lini pertahanan dan menambah opsi serangan dari belakang.
Beberapa media Belanda, termasuk Voetbal Primeur, juga melaporkan bahwa Struijk mendapat dukungan untuk dipanggil ke Timnas Belanda. Namun, ikatan emosional dan dukungan dari fans Indonesia membuat pilihan bergabung dengan Timnas Garuda menjadi opsi yang lebih menarik bagi sang pemain.
Statistik dan Peran di Leeds United
- Penampilan musim 2025/2026: 31 laga (Premier League)
- Gol: 1 (musim ini)
- Formasi utama: 3‑4‑2‑1 (menjaga tiga bek inti)
- Kontribusi serangan: membantu dua assist dalam beberapa pertandingan
- Statistik defensif: rata‑rata intersepsi 1,8 per laga, tekel 2,2 per laga
Reaksi Penggemar dan Analis
Penggemar sepakbola Indonesia menyambut baik kabar tentang Struijk. Di media sosial, banyak yang mengungkapkan harapan agar Struijk dapat segera mengenakan jersey Merah Putih. Analis sepakbola Indonesia menilai bahwa kehadiran Struijk dapat menambah stabilitas lini belakang Timnas, sekaligus memberi pilihan taktis bagi pelatih dalam mengatur formasi.
Di sisi lain, para pengamat Liga Inggris menilai bahwa ketertarikan klub-klub besar bukan sekadar karena latar belakang Indonesia Struijk, melainkan prestasi konsisten di Premier League. Kemampuan menyesuaikan diri dengan formasi tiga bek, kecepatan, serta ketangguhan fisik menjadi nilai jual utama.
Jika proses transfer ke Tottenham atau klub lain terjadi, Leeds United kemungkinan akan menerima tawaran yang menguntungkan, mengingat peran penting Struijk dalam menjaga pertahanan tim. Namun, keputusan Struijk untuk tetap di Leeds atau pindah ke klub lain akan dipengaruhi oleh ambisi pribadi, peluang bermain di kompetisi Eropa, serta kemungkinan bergabung dengan Timnas Indonesia.
Secara keseluruhan, Pascal Struijk berada di titik krusial dalam kariernya. Penampilan gemilang melawan Manchester United, ketertarikan klub-klub besar, dan prospek naturalisasi ke Timnas Indonesia menjadikannya figur yang patut diperhatikan dalam beberapa bulan ke depan.











