Keuangan.id – 17 Mei 2026 | PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkuat layanan penyeberangan di lintasan Ajibata–Ambarita, Danau Toba, Sumatera Utara, guna mendukung kelancaran mobilitas wisatawan selama libur panjang Kenaikan Isa Almasih 2026.
Menurut Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, libur panjang Kenaikan Yesus Kristus pada 14–17 Mei 2026 diperkirakan akan meningkatkan mobilitas masyarakat.
"Lintasan ini menjadi akses penting menuju Pulau Samosir, sekaligus bagian dari pengalaman wisata yang menghadirkan keindahan panorama alam dan kekayaan budaya khas kawasan Danau Toba sejak perjalanan dimulai," ujar Heru di Jakarta, Sabtu.
ASDP memastikan kesiapan layanan penyeberangan di lintasan strategis ini berjalan optimal. Heru menegaskan bahwa Danau Toba memiliki potensi besar sebagai destinasi pariwisata nasional yang perlu didukung melalui transportasi penyeberangan yang andal, aman, dan nyaman.
Dalam upaya ini, ASDP berupaya menghadirkan konektivitas antarwilayah dan menjadi bagian dari pengalaman perjalanan wisata. Dengan waktu tempuh sekitar 45 menit menggunakan KMP Ihan Batak dan KMP Pora-Pora, wisatawan dapat menikmati perjalanan nyaman sembari menyaksikan panorama Danau Toba.
Setibanya di Pulau Samosir, wisatawan dapat mengeksplorasi beragam destinasi unggulan, seperti Sabana Rumput Nadeak, Bukit Holbung, Air Terjun Sitiris Tiris, dan kawasan budaya Huta Siallagan. Kawasan ini juga menawarkan aktivitas wisata air seperti paddle board, jetski, kano, kayak, hingga parasailing.
General Manager ASDP Danau Toba, Nickson Ambarita, menjelaskan bahwa sejak Januari hingga April 2026, lintasan Ajibata–Ambarita telah melayani 106.856 penumpang dan 28.125 kendaraan, mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat.
Untuk memastikan pelayanan optimal selama libur panjang, ASDP mengoptimalkan armada dengan 8 hingga 12 trip penyeberangan setiap hari mulai pukul 07.30 WIB.
ASDP juga mengoperasikan lintasan strategis lain seperti Balige–Onanrunggu–Muara, Sibolga–Gunung Sitoli, dan Telukdalam–Pulau Tello.
Libur panjang Kenaikan Isa Almasih 2026 diperkirakan akan meningkatkan mobilitas masyarakat, sehingga ASDP memastikan kesiapan layanan penyeberangan di lintasan strategis ini berjalan optimal.
Sebagai destinasi pariwisata nasional, Danau Toba memiliki potensi besar yang perlu didukung melalui transportasi penyeberangan yang andal, aman, dan nyaman.
Waktu tempuh sekitar 45 menit menggunakan KMP Ihan Batak dan KMP Pora-Pora, wisatawan dapat menikmati perjalanan nyaman sembari menyaksikan panorama Danau Toba.
Dengan pilihan destinasi unggulan seperti Sabana Rumput Nadeak, Bukit Holbung, Air Terjun Sitiris Tiris, dan kawasan budaya Huta Siallagan, wisatawan dapat mengeksplorasi beragam keindahan alam dan budaya.
Libur panjang Kenaikan Isa Almasih 2026 adalah momentum yang tepat untuk mengembangkan pariwisata Danau Toba dengan strategis, sehingga dapat meningkatkan mobilitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata nasional.











