Keuangan.id – 07 Mei 2026 | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru-baru ini mengungkapkan bahwa pembiayaan berbasis model Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater menunjukkan lonjakan yang signifikan. Pada Februari 2026, total pembiayaan BNPL yang disalurkan oleh perusahaan pembiayaan mencapai Rp 12,81 triliun.
Faktor Penyokong Pertumbuhan
- Kemudahan akses melalui platform digital meningkatkan minat konsumen.
- Penawaran tanpa bunga atau cicilan ringan menarik segmen belanja ritel.
- Kerjasama antara fintech dan lembaga keuangan tradisional memperluas jaringan distribusi.
Implikasi Bagi Industri Keuangan
Pertumbuhan ini menandakan pergeseran perilaku konsumen menuju layanan kredit mikro yang cepat dan fleksibel. Lembaga keuangan diharapkan menyesuaikan kebijakan risiko serta meningkatkan infrastruktur teknologi untuk mengelola portofolio BNPL secara efektif.
Data Pembiayaan BNPL
| Periode | Total Pembiayaan (Rp Triliun) |
|---|---|
| Februari 2026 | 12,81 |
Dengan tren yang terus menguat, OJK menekankan pentingnya pengawasan yang ketat serta edukasi konsumen untuk memastikan penggunaan BNPL tetap berada dalam batas kemampuan finansial.











