Keuangan.id – 31 Maret 2026 | Bek tengah asal Inggris-Indonesia, Elkan Baggott, mencuri sorotan publik setelah menorehkan catatan menit bermain terbanyak bersama Timnas Indonesia dalam ajang FIFA Series 2026. Selama dua laga grup, Baggott menghabiskan total 96 menit di lapangan, melampaui total 74 menit yang ia peroleh di level klub bersama Ipswich Town pada musim 2025/2026.
Performa di Grup FIFA Series 2026
Pertandingan pertama melawan Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret 2026, Baggott diangkat menjadi starter dan menempati posisi bek tengah selama 65 menit. Ia berperan aktif mematahkan serangan lawan, menutup ruang-ruang krusial, serta membantu transisi bola dari lini belakang ke lini serang. Pada laga kedua melawan Bulgaria pada 30 Maret 2026, Baggott masuk sebagai pemain pengganti sejak menit ke-59 dan tetap berada di lapangan hingga peluit akhir, menambahkan 31 menit pada totalnya.
Dengan akumulasi 96 menit, Baggott mencatatkan rekor pribadi di level internasional, mengingat ia sempat absen cukup lama dari timnas akibat kebijakan seleksi sebelumnya. Rekor ini sekaligus menegaskan peran pentingnya dalam skema taktik yang diterapkan oleh pelatih asal Kanada, John Herdman.
Pujian Rekan Setim dan Analisis Teknis
Kevin Diks, bek kanan Timnas Indonesia, memberikan apresiasi tinggi terhadap penampilan Baggott. “Elkan adalah pemain yang sangat solid, terorganisir, dan memiliki keunggulan fisik. Ia juga pribadi yang positif dan mudah beradaptasi,” ungkap Diks dalam wawancara pasca laga. Diks menambahkan bahwa kehadiran Baggott memberikan dampak psikologis positif bagi seluruh skuad, khususnya dalam mengendalikan lini pertahanan.
Selain Diks, pemain muda Dony Tri Pamungkas yang bermain penuh 90 menit di sisi kiri juga mendapat pujian. Kombinasi Baggott di tengah dan Dony di sisi kiri menciptakan keseimbangan antara pertahanan dan serangan, terbukti dari empat gol yang dicetak Indonesia melawan Saint Kitts and Nevis (4-0).
Perbandingan Era Shin Tae-yong dan John Herdman
Dalam sebuah konferensi pers pada 26 Maret 2026, Baggott menyoroti perbedaan signifikan antara era pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong, dan era Herdman. Menurutnya, standar kualitas pemain Indonesia meningkat tajam karena semakin banyak pemain yang berkarier di Eropa. “Kini tim kami lebih berpengalaman secara internasional, dan itu terasa dalam setiap fase pertandingan,” kata Baggott.
Ia juga menegaskan bahwa pendekatan taktis Herdman lebih menekankan pada kecepatan transisi dan disiplin posisi, yang memudahkan pemain beradaptasi dengan peran masing‑masing. Hal ini terbukti dari kemampuan Baggott untuk beralih cepat dari pertahanan ke serangan, serta kemampuan Dony Tri yang sering memberikan umpan berbahaya dari sisi kiri.
Situasi di Ipswich Town
Di level klub, Baggott tetap menjadi bagian dari skuad utama Ipswich Town, namun kesempatan bermainnya terbatas. Pada musim 2025/2026, ia hanya mencatatkan 74 menit dalam dua pertandingan Piala FA melawan Blackpool dan Wrexham. Meskipun tidak dipinjamkan ke klub lain, Baggott lebih sering berada di bangku cadangan di Championship, menunggu peluang untuk tampil.
Pelatih Kieran McKenna menyatakan bahwa Baggott tetap menjadi opsi penting dalam rotasi pemain, terutama pada pertandingan-pertandingan krusial. Namun, kompetisi di lini bek tengah membuatnya harus bersaing ketat untuk memperoleh menit bermain reguler.
Menuju Final Melawan Bulgaria
Dengan kemenangan telak melawan Saint Kitts and Nevis, Timnas Indonesia melaju ke final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria. Pertandingan dijadwalkan pada 30 Maret 2026 di Stadion Gelora Bung Karno. Baggott diperkirakan akan memulai sebagai starter, mengingat kontribusinya yang konsisten di fase grup.
Tim lawan, Bulgaria, dikenal memiliki skuad fisik dan taktik yang disiplin. Baggott dan rekan-rekannya harus menyiapkan strategi pertahanan yang ketat serta memanfaatkan kecepatan serangan balik. Jika Baggott dapat mempertahankan performa tinggi yang ia tunjukkan selama fase grup, peluang Indonesia untuk meraih gelar juara akan semakin besar.
Secara keseluruhan, catatan menit bermain, pujian rekan setim, dan perbandingan era kepelatihan menegaskan bahwa Elkan Baggott kini menjadi salah satu pilar utama pertahanan Timnas Indonesia. Keberhasilannya di FIFA Series 2026 tidak hanya meningkatkan profil pribadi, tetapi juga memberikan dorongan moral bagi seluruh skuad menjelang laga penentu akhir turnamen.











