Keuangan.id – 28 April 2026 | Serangkaian pertandingan pekan ini menggemparkan dunia basket, dengan dua hasil besar yang menambah ketegangan pada babak pertama NBA playoffs. Di satu sisi, Boston Celtics menorehkan kemenangan telak 128‑96 atas Philadelphia 76ers, sementara di sisi lain San Antonio Spurs berhasil memutar kembali keunggulan 19 poin Portland Trail Blazers menjadi kekalahan 114‑93.
Celtics menegaskan dominasi lewat penampilan Payton Pritchard
Di Xfinity Mobile Arena, Boston menampilkan serangan tiga poin yang hampir tak terhentikan. Payton Pritchard mencetak rekor karir playoff dengan 32 poin, termasuk enam tembakan tiga angka. Jayson Tatum menambah 30 poin, 11 assist, dan tujuh rebound, sedangkan Jaylen Brown menyumbang 20 poin serta tujuh rebound. Tim tuan rumah mencatat 24 tembakan tiga angka, memecahkan rekor franchise pada fase playoff.
Strategi ofensif Celtics menekankan kecepatan dan agresivitas, mengubah ritme permainan pada kuarter pertama. Pritchard sendiri mengakui perubahan taktiknya: “Saya menjadi lebih agresif, menggerakkan bola ke arah paint, dan tiga angka mulai mengalir.” Hasilnya, Celtics memimpin 56‑38 pada pertengahan pertandingan dan tak pernah kehilangan keunggulan signifikan.
Philadelphia, meski kembali dari operasi apendiks, menurunkan Joel Embiid yang mencetak 26 poin dan mengumpulkan 10 rebound. Namun, kurangnya agresivitas di bawah keranjang menjadi titik lemah, terutama ketika tim lawan menguasai papan rebound dengan keunggulan 51‑30.
Spurs memanfaatkan kebobolan Trail Blazers
Di Portland, San Antonio Spurs menampilkan kebangkitan dramatis. Setelah menumpuk keunggulan 19 poin pada kuarter kedua, Trail Blazers kehilangan momentum dan akhirnya kalah 114‑93. Deni Avdija, pemain Israel yang menjadi bintang Trail Blazers, mencetak 26 poin, menambah tujuh rebound dan tiga assist, namun kontribusinya tidak cukup untuk menahan serangan Spurs yang konsisten.
Spurs mengandalkan eksekusi pertahanan ketat dan rotasi pemain yang seimbang, mengubah serangan menjadi transisi cepat. Keberhasilan mereka menutup selisih poin pada kuarter ketiga menjadi faktor penentu, memaksa Portland terpaksa bermain mengejar di kuarter keempat.
Implikasi pada bracket playoff
- Eropa Timur: Celtics kini memimpin seri 3‑1 melawan 76ers dan berada selangkah lebih dekat ke semifinal Conference Timur.
- Barat: Spurs memimpin seri melawan Trail Blazers 3‑1, menyiapkan diri untuk pertandingan kelima yang menentukan.
- Prediksi: Dengan performa tiga poin Celtics dan pertahanan rebounding yang kuat, mereka diprediksi melaju ke babak selanjutnya. Sementara Spurs, berkat konsistensi defensif, memiliki peluang besar untuk menutup seri dengan kemenangan keempat.
Selain dua pertemuan utama tersebut, bracket NBA playoff terus berkembang dengan pertandingan lain yang masih menunggu hasil. Tim-tim unggulan seperti Los Angeles Lakers, Oklahoma City Thunder, dan Phoenix Suns masih berjuang mengamankan posisi di babak selanjutnya, meski prediksi odds belum dirilis secara lengkap.
Secara keseluruhan, minggu ini menegaskan bahwa kemampuan menembak tiga poin dan pertahanan papan rebound menjadi faktor kunci dalam menentukan hasil akhir. Baik Celtics maupun Spurs menunjukkan bahwa kombinasi taktik ofensif agresif dan disiplin defensif dapat mengubah arah seri secara drastis.
Penggemar basket di seluruh dunia kini menantikan kelanjutan drama ini, dengan harapan aksi-aksi menegangkan di babak selanjutnya akan semakin menghidupkan semangat kompetisi NBA playoffs.
