Keuangan.id – 25 April 2026 | Bank Jago (kode saham ARTO) berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp 86 miliar pada kuartal I 2026, meningkat 42% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pencapaian Laba
Lonjakan laba bersih ini didorong oleh peningkatan signifikan pada dana pihak ketiga (DPK) serta pertumbuhan basis nasabah yang konsisten. Pendapatan bunga bersih juga menunjukkan perbaikan, memperkuat margin keuntungan bank.
Faktor Penggerak Utama
- Pertumbuhan Nasabah: Jumlah nasabah aktif meningkat sekitar 15% YoY, mencerminkan kepercayaan konsumen terhadap layanan digital bank.
- DPK yang Meningkat: Total DPK naik menjadi Rp 12 triliun, menandakan akumulasi dana yang lebih besar dari pelanggan.
- Efisiensi Operasional: Bank terus mengoptimalkan biaya melalui digitalisasi proses, sehingga rasio efisiensi membaik.
Data Kuartal I 2026 vs Kuartal I 2025
| Item | Q1 2025 (Rp Miliar) | Q1 2026 (Rp Miliar) | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Laba Bersih | 60 | 86 | +42% |
| DPK | 10.4 | 12.0 | +15% |
| Nasabah Aktif | 2.1 juta | 2.4 juta | +14% |
Keberhasilan ini mengukuhkan posisi Bank Jago sebagai pemain fintech yang semakin matang dalam industri perbankan tradisional, sekaligus menegaskan strategi pertumbuhan berkelanjutan yang berfokus pada digitalisasi dan layanan nasabah yang terintegrasi.











