Keuangan.id – 13 Mei 2026 | Mobil listrik kini semakin populer di Indonesia. Banyak masyarakat yang tertarik untuk beralih ke kendaraan listrik karena berbagai alasan. Salah satu alasannya adalah bahwa mobil listrik lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan kendaraan konvensional.
Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), minat masyarakat terhadap kendaraan listrik meningkat pesat. Jumlah kendaraan listrik berpelat AB di DIY telah mencapai sekitar 1.200 unit mobil listrik dan lebih dari 3.000 kendaraan listrik roda dua. Pertumbuhan transaksi pengisian daya kendaraan listrik di DIY bahkan meningkat hampir tiga kali lipat secara tahunan.
Infrastruktur SPKLU
Infrastruktur penunjang Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pun terus berkembang. Di DIY dan Jawa Tengah, terdapat puluhan titik pengisian publik serta ratusan home charging guna mendukung target Net Zero Emission nasional.
INDOMOBIL Expo Jogja menghadirkan berbagai merek kendaraan listrik global serta sesi test drive untuk memperkenalkan efisiensi, kenyamanan, dan kemudahan kepemilikan EV kepada masyarakat perkotaan. CEO INDOMOBIL Dealership Group, Santiko Wardoyo, mengatakan bahwa momentum ini memperlihatkan bahwa kendaraan listrik kini semakin cocok digunakan di DIY dan kota-kota sekitarnya.
Promo Mobil Listrik
Haka Auto menghadirkan program penjualan spesial bertajuk Limited Offers untuk sejumlah model kendaraan listrik BYD dan DENZA. Melalui program tersebut, konsumen berkesempatan mendapatkan tambahan benefit bernilai puluhan juta rupiah untuk pembelian beberapa model unggulan.
Chery juga bersiap menghadirkan mobil listrik ringkas andalannya, QQ3 EV, untuk pasar Tanah Air. Head of Brand and Marketing Chery Business Unit, Arthur Panggabean, mengatakan bahwa kehadiran Chery QQ di Indonesia menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menghadirkan kendaraan listrik perkotaan yang sesuai kebutuhan konsumen urban.
Kebakaran Ruang Praktikum
Ruang praktikum tugas akhir Politeknik Negeri Malang atau Polinema kebakaran pada Senin (11/5) malam. Kepala UPT Damkar Kota Malang Pandu Rizki Darmawan menjelaskan bahwa kebakaran dipicu baterai rakitan untuk sepeda motor listrik yang mengalami overload saat proses pengisian daya atau charging.
UPT Damkar Kota Malang memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp50 juta.
Dalam beberapa tahun terakhir, mobil listrik telah menjadi salah satu pilihan yang populer di Indonesia. Dengan banyaknya promosi dan kemudahan yang ditawarkan, tidak heran bahwa banyak masyarakat yang tertarik untuk beralih ke kendaraan listrik.











