Keuangan.id – 01 Mei 2026 | Perkembangan mobil listrik (EV) yang semakin pesat menimbulkan pertanyaan baru bagi pemilik kendaraan, terutama terkait perlindungan asuransi. Sementara mobil berbahan bakar bensin telah lama menjadi standar, EV memiliki karakteristik unik yang memengaruhi risiko dan premi.
Perbedaan Risiko Antara Mobil Listrik dan Bensin
Beberapa faktor utama yang memengaruhi perbedaan risiko antara kedua tipe kendaraan antara lain:
- Komponen elektronik: EV mengandalkan sistem baterai dan motor listrik yang sensitif terhadap suhu ekstrem dan kelembapan.
- Beban baterai: Kerusakan pada baterai dapat menimbulkan biaya perbaikan yang tinggi dibandingkan dengan mesin bensin.
- Keselamatan kebakaran: Risiko kebakaran pada EV biasanya berkaitan dengan kerusakan baterai, sedangkan pada mobil bensin lebih pada kebocoran bahan bakar.
- Biaya perawatan: Suku cadang EV masih relatif mahal dan jaringan bengkel khusus belum seluas mobil bensin.
Cara Memilih Asuransi Kendaraan yang Tepat
Memilih asuransi yang sesuai memerlukan pertimbangan khusus. Berikut langkah-langkah yang dapat diikuti:
- Identifikasi kebutuhan perlindungan: tentukan apakah Anda membutuhkan perlindungan kerusakan total, pencurian, atau hanya TLO.
- Bandingkan premi dan manfaat: periksa apakah premi mencerminkan nilai pasar kendaraan dan manfaat tambahan seperti layanan derek.
- Periksa jaringan bengkel rekanan: pastikan ada bengkel resmi yang memiliki keahlian menangani mobil listrik.
- Evaluasi batas maksimum klaim: pilih polis dengan batas yang cukup untuk menutupi biaya penggantian baterai bila diperlukan.
- Teliti syarat dan ketentuan pengecualian: pahami kondisi apa saja yang tidak ditanggung, misalnya kerusakan akibat pengisian di stasiun tidak resmi.
| Aspek | Mobil Listrik | Mobil Bensin |
|---|---|---|
| Biaya perbaikan utama | Baterai & motor listrik (tinggi) | Mesin & transmisi (menengah) |
| Risiko kebakaran | Kebocoran/kerusakan baterai | Kebocoran bahan bakar |
| Ketersediaan bengkel | Terbatas, khusus EV | Luasa, banyak dealer |
| Premi tahunan | Biasanya lebih tinggi | Lebih rendah |
Dengan memahami perbedaan risiko serta meninjau jaringan bengkel dan batas klaim, konsumen dapat memilih asuransi kendaraan yang memberikan perlindungan optimal tanpa harus mengorbankan biaya premi secara berlebihan.











