Berita  

Misa Kamis Putih 2026: Ribuan Umat Katolik Beribadah Khidmat di Katedral Medan, Jakarta, dan Papua Barat

Misa Kamis Putih 2026: Ribuan Umat Katolik Beribadah Khidmat di Katedral Medan, Jakarta, dan Papua Barat
Misa Kamis Putih 2026: Ribuan Umat Katolik Beribadah Khidmat di Katedral Medan, Jakarta, dan Papua Barat

Keuangan.id – 04 April 2026 | Misa Kamis Putih 2026 berlangsung dengan khidmat di tiga wilayah utama Indonesia, menandai dimulainya Tri Hari Suci yang mempersatukan jutaan umat Katolik dalam peringatan Perjamuan Terakhir Yesus Kristus. Di Medan, Katedral Santa Maria Tanpa Noda menyambut ribuan jemaat yang berpakaian serba putih, sementara di Jakarta Katedral Agung menyiapkan lebih dari lima ribu kursi cadangan untuk menampung umat yang berbondong‑bondong. Di Manokwari, Papua Barat, upaya keamanan terpadu menjamin ibadah berlangsung aman dan damai.

Ritual dan Makna Spiritual

Setiap Kamis Putih, umat Katolik mengenang malam terakhir Yesus bersama dua belas muridnya, meliputi perjamuan, pembasuhan kaki, dan perintah melayani. Di Katedral Medan, Uskup Agung Mgr. Kornelius Sipayung memimpin pembasuhan kaki secara simbolis, mencuci masing‑masing kaki dua belas jemaah yang duduk di kursi sebagai tanda kerendahan hati. Dalam khotbahnya, ia menekankan bahwa kepemimpinan sejati terletak pada melayani, bukan dilayani, dan mengajak semua jemaat mengamalkan nilai kasih dalam kehidupan sehari‑hari.

Setelah Misa, umat melanjutkan Tuguran, yaitu adorasi berjam‑jam di hadapan Sakramen Mahakudus, memperdalam doa hingga dini hari. Tradisi ini mencerminkan kesetiaan pada Doa di Taman Getsemani sebelum penangkapan Yesus, menegaskan pentingnya pengorbanan dan pengharapan akan kebangkitan.

Pesona Katedral Jakarta dan Pesan Lingkungan

Katedral Agung Jakarta mengatur tiga sesi Misa pada pukul 16.30, 19.00, dan 21.00 WIB untuk menampung lebih dari delapan ribu umat. Humas Keuskupan Agung Jakarta, Susyana Suwadie, menjelaskan bahwa penambahan 5.000 kursi cadangan di luar gereja merupakan respons terhadap antusiasme tinggi. Tahun ini, tema Kamis Putih menyoroti pertobatan ekologis, mengajak jemaat meneladani kasih Tuhan tidak hanya kepada sesama tetapi juga kepada ciptaan. Pesan tersebut selaras dengan Ajaran Sosial Gereja yang kelima, menekankan tanggung jawab moral umat terhadap lingkungan.

Artis dan Kehadiran Publik

Tak hanya umat biasa, sejumlah artis Indonesia turut hadir dengan khusyuk. Keluarga Chelsea Olivia dan Glenn Alinskie, serta aktris Sisca Saras, tampak berpartisipasi dalam ibadah, menunjukkan bahwa momen spiritual ini melintasi batas profesi dan status sosial. Kehadiran mereka menambah nuansa kebersamaan dan menegaskan bahwa Kamis Putih adalah waktu refleksi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Keamanan dan Toleransi di Papua Barat

Di Manokwari, Polresta Manokwari mengerahkan sekitar 75 personel beserta tim Gegana Brimob untuk memastikan keamanan ibadah. Prosedur sterilisasi gereja dilakukan sebelum Misa, menegaskan kesiapan menghadapi tantangan keamanan. Kombes Pol Ongky Isgunawan memuji kedewasaan masyarakat setempat dalam menjaga toleransi antarumat beragama, menyoroti bahwa perayaan berlangsung harmonis tanpa gangguan, serupa dengan perayaan Idul Fitri sebelumnya.

Kesimpulan

Misa Kamis Putih 2026 bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sebuah momentum yang menghubungkan spiritualitas, budaya, dan isu kontemporer seperti lingkungan dan keamanan. Dari Medan hingga Jakarta, hingga ke ujung barat Papua, umat Katolik memperlihatkan komitmen kuat pada nilai melayani, persatuan, dan kepedulian terhadap alam. Dengan partisipasi luas, baik dari kalangan umum, artis, maupun aparat keamanan, Kamis Putih 2026 meneguhkan peran penting tradisi keagamaan dalam membentuk solidaritas nasional yang inklusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *