Keuangan.id – 15 April 2026 | Setelah enam musim mengemban tongkat kepelatihan, Doc Rivers resmi dipecat oleh manajemen Milwaukee Bucks pada minggu ini. Keputusan itu menandai titik balik penting bagi franchise yang baru saja meraih gelar juara pada 2021 dan kini berupaya mempertahankan eksistensinya di puncak kompetisi NBA.
Latar Belakang Pemecatan Doc Rivers
Rivers, yang menggantikan Mike Budenholzer pada tahun 2023, tidak berhasil mengulang kesuksesan sebelumnya. Tim mencatat rekor 44 kemenangan dan 38 kekalahan pada musim reguler terakhir, gagal menembus babak playoff. Tekanan dari pemilik tim, Wesley Edens, serta kritik publik tentang strategi ofensif yang stagnan, mempercepat proses pemecatan.
Calon Pelatih Potensial
Manajemen Bucks kini menengok tiga nama yang paling sering disebut sebagai pengganti Rivers. Ketiga kandidat tersebut memiliki latar belakang yang kuat di liga dan diyakini mampu mengoptimalkan potensi bintang-bintang seperti Giannis Antetokounmpo dan Khris Middleton.
- Mike Budenholzer – Mantan pelatih Bucks (2018‑2023) yang kembali meraih gelar juara pada 2021. Budenholzer dikenal dengan gaya permainan cepat dan penekanan pada pertahanan zona, yang bisa menjadi solusi bagi masalah konsistensi Bucks.
- J.J. Redick – Mantan pemain guard yang beralih menjadi analis televisi dan asisten pelatih di Philadelphia 76ers. Redick dipuji karena kemampuan analitisnya serta pendekatan modern dalam mengintegrasikan data statistik ke dalam taktik lapangan.
- Jason Kidd – Mantan pemain legendaris NBA dan pelatih Dallas Mavericks. Kidd memiliki reputasi mengembangkan pemain muda dan menanamkan budaya kerja keras, sesuatu yang dianggap penting menjelang fase transisi roster.
Ketiga nama tersebut telah dikonfirmasi berada dalam perbincangan intensif dengan pihak eksekutif Bucks. Pilihan akhir diharapkan diumumkan sebelum batas akhir free agency pada pertengahan Juli.
Reaksi Bobby Portis
Setelah pengumuman pemecatan, forward veteran Bucks, Bobby Portis, memberikan komentar terbuka di konferensi pers. Portis menyatakan, “Doc Rivers memberi kami banyak pelajaran, terutama dalam hal ketahanan mental. Saya menghargai semua yang telah dia lakukan, dan saya percaya tim akan tetap bersatu selama proses pergantian ini.” Portis juga menegaskan komitmennya untuk mendukung pelatih baru apa pun yang terpilih, menekankan pentingnya kontinuitas dalam rutinitas latihan.
Visi Rich Paul untuk Masa Depan Milwaukee
Rich Paul, agen pemain NBA terkemuka yang juga mengelola beberapa pemain kunci Bucks, mengungkapkan optimisme mengenai prospek tim meski ada ketidakpastian seputar Giannis Antetokounmpo. “Giannis masih berada di puncak kariernya, tetapi kami juga mempersiapkan skenario cadangan. Dengan pelatih yang tepat, Milwaukee dapat tetap menjadi kompetitor utama,” ujar Paul dalam wawancara eksklusif. Ia menambahkan bahwa investasi dalam pengembangan pemain muda dan pemanfaatan teknologi analitik akan menjadi prioritas utama.
Ketidakpastian Giannis Antetokounmpo
Isu cedera yang pernah melanda Giannis pada musim sebelumnya masih menjadi perhatian utama. Meski statistik menunjukkan performa hampir tidak berubah, manajemen harus menyiapkan rencana kontinjensi bila sang bintang mengalami penurunan fisik. Kombinasi antara pelatih yang mengerti rotasi pemain dan strategi penyesuaian taktik akan menjadi kunci untuk menjaga performa tim tetap tinggi.
Secara keseluruhan, pergantian kepelatihan ini membuka lembaran baru bagi Milwaukee Bucks. Pilihan antara pengalaman Budenholzer, inovasi Redick, atau kepemimpinan veteran Kidd akan menentukan arah taktik dan budaya tim ke depan. Dengan dukungan pemain inti, dukungan manajemen yang solid, serta visi jangka panjang dari agen seperti Rich Paul, Bucks berpeluang kuat untuk kembali bersaing di puncak NBA.











