Keuangan.id – 27 April 2026 | San Siro akan kembali menjadi arena pertarungan klasik Serie A pada Senin, 27 April 2026, ketika Juventus mengunjungi AC Milan dalam laga pekan ke-34. Pertandingan yang hanya dipisahkan tiga poin ini menjadi sorotan utama karena dapat menentukan siapa yang akan memimpin papan atas klasemen menjelang akhir musim. Di tengah sorotan, satu nama muncul sebagai kunci taktis: Manuel Locatelli, gelandang bertahan Juventus yang diharapkan mengendalikan tempo dan mencetak gol penting.
Profil Manuel Locatelli
Manuel Locatelli, yang berusia 28 tahun, telah menjadi bagian penting dari strategi Juventus sejak bergabung pada musim 2022/2023. Dikenal dengan kemampuan distribusi bola, visinya dalam membaca permainan, serta kehadirannya dalam situasi set-piece, Locatelli sering ditempatkan di posisi double pivot bersama Khephren Thuram. Penampilan konsisten di Serie A dan pengalaman internasional menjadikannya pilihan utama pelatih Massimiliano Allegri untuk mengatur lini tengah yang solid.
Sejarah Pertemuan Juventus vs AC Milan
Dalam sepuluh pertemuan kandang terakhir AC Milan melawan Juventus, Rossoneri hanya berhasil mengukir tiga kemenangan. Kemenangan tersebut terjadi pada musim 2022/2023 (2-0), 2019/2020 (4-2), dan 2016/2017 (1-0). Pada laga 2016/2017, Manuel Locatelli mencetak gol penentu pada menit ke-65, menandai momen penting bagi Juventus meski mereka kalah 0-1. Berikut rangkuman tiga kemenangan kandang Milan atas Juventus:
- 2022/2023 – 2-0 (gol Tomori, Diaz)
- 2019/2020 – 4-2 (gol Ibrahimovic, Leao, Rebic, Locatelli)
- 2016/2017 – 1-0 (gol Locatelli)
Catatan ini menunjukkan dominasi Bianconeri di San Siro selama dekade terakhir, meskipun AC Milan berhasil mengejutkan pada beberapa kesempatan.
Prediksi Taktik dan Peran Locatelli
Jersey Juventus diperkirakan akan menurunkan formasi 3-4-2-1 dengan double pivot yang menampilkan Manuel Locatelli dan Khephren Thuram. Peran mereka tidak hanya sekadar menahan serangan lawan, tetapi juga menjadi penghubung antara pertahanan dan lini serang. Lokatelli diharapkan melakukan penetrasi dari tengah, memanfaatkan ruang yang diberikan oleh gelandang tengah seperti Luka Modrić di AC Milan.
Di sisi AC Milan, Stefano Pioli kemungkinan akan menurunkan formasi 3-5-2 dengan Rafael Leão sebagai penyerang utama bersama Christian Pulisic. Wing-back seperti Alexis Saelemaekers dan Davide Bartesaghi akan menjadi ancaman di sisi sayap, sementara pertahanan tengah diisi oleh Fikayo Tomori, Matteo Gabbia, dan Strahinja Pavlović.
Jika Manuel Locatelli mampu menyalurkan umpan-umpan terobosan dan menambah koleksi golnya, Juventus memiliki peluang besar untuk mengamankan tiga poin. Statistik menunjukkan bahwa ketika Locatelli mencetak gol, Juventus biasanya memenangkan atau setidaknya mengamankan poin.
Dampak pada Klasemen
Pertandingan ini tidak hanya berimplikasi pada persaingan langsung antara dua klub papan atas, tetapi juga dapat mempengaruhi dinamika tiga tim teratas Serie A. Kemenangan Juventus dapat menempatkan mereka selangkah lebih dekat ke gelar, sementara kegagalan AC Milan dapat menurunkan posisi mereka ke peringkat keempat atau kelima.
Taruhan prop pemain menunjukkan bahwa Manuel Locatelli memiliki odds yang menarik untuk mencetak gol pada laga ini, mengingat catatan golnya di pertemuan sebelumnya. Para penggemar dan penjudi kini menantikan apakah gelandang berusia 28 tahun ini akan mengulang momen heroiknya atau tetap menjadi pengatur permainan di belakang.
Dengan atmosfer San Siro yang selalu memukau, dukungan publik tuan rumah, serta tekanan besar pada kedua pelatih, laga pada 27 April 2026 diprediksi akan menjadi salah satu duel paling menegangkan di fase akhir Serie A. Semua mata tertuju pada peran kunci Manuel Locatelli dalam menentukan nasib kedua tim.











