Keuangan.id – 30 April 2026 | PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia, yang dikenal sebagai Mandiri Inhealth, mengumumkan peningkatan laba bersih sebesar 82% pada kuartal I tahun 2026 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan strategi bisnis yang fokus pada digitalisasi layanan dan ekspansi produk asuransi kesehatan.
Berikut ringkasan kinerja keuangan selama dua kuartal terakhir:
| Kuartal | Laba Bersih (miliar IDR) | Pertumbuhan |
|---|---|---|
| Q1 2025 | 500 | – |
| Q1 2026 | 910 | +82% |
Selain peningkatan laba, pendapatan premi juga menunjukkan tren positif, naik sekitar 15% year‑on‑year, didorong oleh pertumbuhan basis nasabah yang kini melampaui 1,5 juta orang. Perusahaan menekankan pentingnya teknologi dalam mempercepat proses klaim dan meningkatkan kepuasan nasabah.
Manajemen Mandiri Inhealth menyatakan optimisme untuk kuartal berikutnya, mengantisipasi peningkatan penjualan produk digital serta kerjasama dengan jaringan rumah sakit unggulan.
Dengan hasil yang solid ini, Mandiri Inhealth diperkirakan akan terus memperkuat posisinya di pasar asuransi kesehatan Indonesia.











