Keuangan.id – 14 Mei 2026 |
Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) UI mempertanyakan angka pertumbuhan ekonomi RI 5,61 persen yang dikemukakan pemerintah. Data manufaktur dan energi yang digunakan untuk menghitung pertumbuhan ekonomi dinilai tidak sinkron. Hal ini menimbulkan kecurigaan akan keabsahan data tersebut.
LPEM UI berpendapat bahwa pertumbuhan ekonomi RI dapat berbeda dengan angka yang dikemukakan pemerintah. Mereka berharap pemerintah dapat memberikan penjelasan yang lebih jelas tentang data yang digunakan. Selain itu, mereka juga menyarankan agar pemerintah melakukan penelitian yang lebih komprehensif untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat tentang kondisi ekonomi RI.











