Keuangan.id – 30 Maret 2026 | PT Duta Energi Wisesa (DEWA) melaporkan laba bersih tahun ini mencapai Rp4,3 triliun, menandai peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
Kenaikan tersebut dipicu oleh dua faktor utama: akuisisi perusahaan asal India, Global Media Resources (GMR), dan peningkatan core profit yang berasal dari ekspansi margin serta upaya efisiensi operasional.
- Akuisisi GMR: Integrasi GMR menambah kapasitas produksi dan memperluas jaringan distribusi, memberikan kontribusi tambahan pada pendapatan DEWA.
- Peningkatan Core Profit: Margin kotor naik karena kombinasi penjualan produk dengan nilai tambah tinggi dan pengurangan biaya produksi.
- Efisiensi Operasional: Program pengendalian biaya dan digitalisasi proses internal menurunkan beban operasional.
Berikut ringkasan kinerja keuangan DEWA pada tahun berjalan:
| Indikator | Nilai |
|---|---|
| Laba Bersih | Rp4,3 triliun |
| Core Profit | Rp3,5 triliun (peningkatan 15% YoY) |
| Margin Kotor | 30% (naik 2 poin persentase) |
| EBITDA | Rp3,8 triliun |
Manajemen DEWA menegaskan bahwa akuisisi GMR akan memberikan sinergi jangka panjang, terutama dalam bidang teknologi energi terbarukan dan layanan digital. Sementara itu, strategi peningkatan margin diperkirakan akan terus berlanjut seiring dengan diversifikasi produk dan optimalisasi rantai pasok.
Prospek ke depan tetap positif, dengan target pertumbuhan laba bersih tahunan di kisaran 10‑12 % dan rencana investasi tambahan di sektor infrastruktur energi.
