Berita  

Ledakan Besar Guncang Pabrik Baja di Waru, Sidoarjo: 1 Tewas, 3 Luka Serius

Ledakan Besar Guncang Pabrik Baja di Waru, Sidoarjo: 1 Tewas, 3 Luka Serius
Ledakan Besar Guncang Pabrik Baja di Waru, Sidoarjo: 1 Tewas, 3 Luka Serius

Keuangan.id – 07 April 2026 | Senin, 6 April 2026, sekitar pukul 14.30 WIB, sebuah ledakan dahsyat mengguncang pabrik PT Great Wall Steel (GWS) yang berlokasi di Desa Janti, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Ledakan tersebut menimbulkan kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi, menimbulkan kepanikan di antara para pekerja dan warga sekitar.

Rincian Kejadian

Menurut saksi mata, ledakan terjadi saat tiga pekerja sedang melakukan pemotongan besi tua menggunakan alat las blender di area scrap yard pabrik. Pada saat proses pemotongan, besi tua yang dipotong memicu ledakan yang sangat keras, terdengar hingga beberapa kilometer dari lokasi. Suara ledakan dilaporkan sangat memekakkan telinga, memaksa warga setempat berhamburan keluar rumah.

Korban dan Cedera

Insiden ini menyebabkan satu korban meninggal dunia dan tiga orang lainnya mengalami luka. Korban meninggal adalah seorang pria berinisial R, yang merupakan kernet (asisten) yang berada sekitar 50 meter dari titik ledakan namun terkena serpihan logam. Dua korban luka ringan meliputi seorang pekerja bagian las blender bernama Prayono (27 tahun) yang mengalami luka pada dada, serta seorang pekerja lain yang mengalami luka serpihan besi. Korban ketiga, seorang wanita berusia 40 tahun, mengalami luka serius dan harus dirawat di rumah sakit setempat.

Reaksi Pihak Berwenang

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Christian Tobing, mengonfirmasi adanya satu korban meninggal serta tiga korban luka. Ia menambahkan bahwa tim penyelidikan termasuk Unit JIBOM Den Gegana Satbrimob Polda Jawa Timur telah dikerahkan ke lokasi kejadian. Sebanyak kurang lebih sepuluh personil polisi berada di tempat kejadian untuk melakukan evakuasi, pengamanan, serta pengumpulan bukti.

Human Resources Development (HRD) PT Great Wall Steel, Hery Prasetyo, menjelaskan bahwa ledakan diduga berasal dari material besi tua yang tidak teridentifikasi mengandung benda berbahaya. Ia menegaskan bahwa hasil analisis awal tim Gegana dan INAFIS menunjukkan bahwa tidak ada bahan peledak militer atau bom dalam ledakan tersebut. Menurut Hery, besi tua yang diproses berasal dari berbagai pemasok, sehingga belum dapat dipastikan sumber material yang memicu ledakan.

Dampak pada Lingkungan Sekitar

Ledakan tidak hanya mempengaruhi area pabrik, tetapi juga menyebabkan kerusakan pada rumah-rumah warga di kawasan perbatasan, termasuk di wilayah Kutisari, Surabaya. Beberapa rumah mengalami pecah kaca, lampu lepas dari plafon, serta kerusakan struktural ringan. Warga setempat melaporkan suara ledakan sangat keras, menggetarkan jendela dan dinding rumah mereka.

Langkah Penanganan dan Investigasi Lanjutan

  • Tim keamanan pabrik menghentikan seluruh aktivitas produksi sementara menunggu hasil penyelidikan.
  • Polisi bersama tim forensik melakukan pemeriksaan terhadap sisa material besi tua yang terlibat.
  • PT GWS berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk menelusuri rantai pasokan material besi tua, guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
  • Korban yang masih dirawat mendapatkan perawatan medis intensif di RS Sidoarjo.

Reaksi Masyarakat

Warga sekitar mengungkapkan keprihatinan atas insiden ini dan menuntut peningkatan standar keselamatan kerja di pabrik-pabrik industri. Ketua RW 02 Desa Janti, Sukani, menyatakan bahwa masyarakat berharap pihak berwenang dapat mengidentifikasi penyebab pasti ledakan dan menindak tegas pihak yang bertanggung jawab.

Secara keseluruhan, kejadian ini menyoroti pentingnya prosedur keamanan dalam pengolahan material logam, terutama ketika menggunakan peralatan pemotongan yang berpotensi menghasilkan percikan atau ledakan. Pemerintah daerah dan pusat diharapkan dapat memperketat regulasi serta melakukan inspeksi rutin pada fasilitas industri guna melindungi pekerja dan warga sekitar.

Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan apakah terdapat faktor eksternal lain yang berkontribusi pada ledakan. Pihak pabrik berjanji akan terus memberikan pembaruan terkait kondisi korban serta temuan investigasi kepada publik.

Exit mobile version