Lazio Tundukkan AC Milan 1-0 di Olimpico: Gol Tunggal Isaksen Perpanjang Jarak Inter di Puncak Serie A

Lazio Tundukkan AC Milan 1-0 di Olimpico: Gol Tunggal Isaksen Perpanjang Jarak Inter di Puncak Serie A
Lazio Tundukkan AC Milan 1-0 di Olimpico: Gol Tunggal Isaksen Perpanjang Jarak Inter di Puncak Serie A

Keuangan.id – 16 Maret 2026 | Lazio berhasil mengamankan tiga poin penting usai mengalahkan AC Milan dengan skor 1-0 pada laga pekan ke‑29 Serie A 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Olimpico, Roma, pada Senin dini hari WIB (16 Maret 2026) menjadi sorotan karena menandai kegagalan Rossoneri untuk memangkas jarak dengan pemuncak klasemen, Inter Milan.

Jalannya Pertandingan

Sejak menit pertama kedua tim menunjukkan sikap hati-hati, namun Lazio lebih agresif dalam menguasai area pertahanan lawan. Pada menit ke‑23, Pervis Estupinan (AC Milan) hampir membuka peluang dengan sundulan yang meleset tipis. Kesempatan itu dimanfaatkan Lazio ketika pada menit ke‑26 Gustav Isaksen menerima umpan silang dan menaklukkan kiper Mike Maignan dengan tembakan tepat ke sudut kanan gawang.

  • 26′ – Gustav Isaksen (Lazio) mencetak satu‑satunya gol pertandingan.
  • 33′ – Daniel Maldini (Lazio) hampir menambah keunggulan, tetapi tembakan meleset.
  • 57′ – Substitusi penting: AC Milan mengganti Christian Pulisic dengan Rafael Leão, namun tidak menghasilkan gol.
  • 77′ – Christopher Nkunku (AC Milan) melepaskan tembakan keras yang hanya memantul dari tiang gawang.

Di babak kedua, AC Milan berusaha mengejar ketertinggalan. Pervis Estupinan kembali menembus zona pertahanan Lazio, namun tembakan ke arah sudut jauh tidak mengancam. Zackary Athekame dan Youssouf Fofana menciptakan peluang lewat tendangan jarak jauh, namun kiper Edoardo Motta (Lazio) melakukan beberapa penyelamatan krusial yang menahan serangan Milan.

Reaksi Pelatih

Setelah peluit akhir, pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengakui pertandingan melawan Lazio tidaklah mudah. Dalam wawancara dengan Milan TV, Allegri menilai timnya melakukan banyak kesalahan teknis pada babak pertama dan hanya memperbaiki permainan pada babak kedua tanpa berhasil mencetak gol. Ia menegaskan fokus utama musim ini adalah mengamankan tempat di Liga Champions, bukan mengejar Scudetto yang dianggap semakin kompetitif.

Di sisi lain, pelatih Lazio, Maurizio Sarri, memuji disiplin timnya serta kegigihan Gustav Isaksen yang berhasil memecah kebuntuan. Sarri menambahkan bahwa kemenangan ini penting untuk mempertahankan posisi di zona Eropa, mengingat persaingan ketat di peringkat kedua hingga keenam.

Implikasi Klasemen

Kekalahan ini menambah beban bagi AC Milan yang kini berada di posisi kedua dengan 60 poin, terpaut delapan poin dari Inter Milan yang memimpin klasemen dengan 68 poin. Sebelumnya, Milan memiliki peluang emas untuk menutup jarak menjadi lima poin bila berhasil mengalahkan Lazio. Sebaliknya, Lazio naik ke peringkat kesembilan dengan total 40 poin, selisih 11 poin dari zona Liga Champions.

Inter Milan, yang baru saja bermain imbang 1-1 melawan Atalanta, memperlebar jarak ke puncak. Kegagalan Milan menambah tekanan pada Allegri untuk meraih hasil maksimal dalam laga berikutnya melawan Torino, sementara Lazio berupaya memanfaatkan momentum ini untuk mengejar tempat di zona Eropa.

Analisis Statistik Singkat

Statistik Lazio AC Milan
Penguasaan Bola 48% 52%
Tembakan 7 (4 tepat sasaran) 12 (3 tepat sasaran)
Serangan Sudut 5 6
Kartu Kuning 2 3

Meski AC Milan mencatatkan jumlah tembakan lebih banyak, penyelesaian akhir yang kurang klinis serta penampilan impresif Edoardo Motta menjadi faktor penentu kemenangan Lazio.

Dengan hasil ini, persaingan di papan atas Serie A 2025/2026 menjadi semakin ketat. AC Milan harus segera bangkit dan mengamankan poin penting melawan Torino, sedangkan Lazio berupaya menambah poin demi mengamankan tempat di zona kompetisi Eropa. Pertarungan antara Inter, Milan, Napoli, dan Juventus diperkirakan akan semakin intens menjelang sisa musim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *