Laba PGE Tumbuh 40% di Kuartal I 2026, Ekspansi Panas Bumi Kian Agresif

Laba PGE Tumbuh 40% di Kuartal I 2026, Ekspansi Panas Bumi Kian Agresif
Laba PGE Tumbuh 40% di Kuartal I 2026, Ekspansi Panas Bumi Kian Agresif

Keuangan.id – 01 Mei 2026 | PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mencatat laba bersih naik 40 persen pada kuartal I 2026, menandai kinerja keuangan yang solid di tengah strategi ekspansi panas bumi yang semakin agresif.

Faktor Penyumbang Kenaikan Laba

Beberapa faktor utama yang mendorong peningkatan laba antara lain efisiensi operasional pada fasilitas yang sudah ada, penurunan biaya produksi, serta pendapatan tambahan dari penjualan listrik panas bumi ke jaringan nasional.

Rencana Ekspansi yang Ambisius

PGE menargetkan penambahan kapasitas terpasang sebesar 300 MW hingga akhir 2027. Proyek baru meliputi pengembangan lapangan panas bumi di Sumatra Barat, Jawa Barat, dan Nusa Tenggara, dengan total investasi tambahan sekitar Rp 2,5 triliun.

  • Laba bersih Q1 2026 mencapai 1.680 miliar rupiah, naik 40% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
  • Target penambahan kapasitas terpasang: 300 MW sampai 2027.
  • Proyek baru di tiga wilayah strategis memperkuat posisi PGE sebagai pemain utama energi terbarukan.
  • Investasi tambahan Rp 2,5 triliun dijadwalkan dalam dua tahun ke depan.

Data Kinerja Keuangan

Tahun Laba Bersih (Miliar Rp)
2025 1.200
2026 1.680

Dengan fondasi keuangan yang kuat dan rencana ekspansi yang terukur, outlook PGE ke depan diperkirakan tetap positif. Peningkatan kapasitas tidak hanya akan memperkuat pasokan listrik nasional, tetapi juga berkontribusi pada target dekarbonisasi energi Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *