Keuangan.id – 24 April 2026 | Bank Permata (BNLI) berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp 920 miliar pada kuartal pertama tahun 2026, meningkat 16,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan ini menunjukkan kemampuan bank dalam mengoptimalkan pendapatan, terutama dari sumber non‑bunga.
Pendapatan Non‑Bunga Menjadi Penopang Utama
Pendapatan non‑bunga naik signifikan, berkontribusi lebih dari setengah total pendapatan bank. Kenaikan tersebut dipicu oleh peningkatan fee banking, layanan treasury, dan pendapatan dari platform digital.
Rincian Kinerja Keuangan Kuartal I 2026
| Item | Q1 2025 | Q1 2026 | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Laba Bersih | Rp 789 miliar | Rp 920 miliar | +16,6% |
| Pendapatan Non‑Bunga | Rp 1.200 miliar | Rp 1.430 miliar | +19,2% |
| Pendapatan Bunga | Rp 2.150 miliar | Rp 2.180 miliar | +1,4% |
Dengan margin bunga bersih yang relatif stabil, kontribusi pendapatan non‑bunga menjadi kunci utama peningkatan profitabilitas. Manajemen mengindikasikan strategi digitalisasi dan diversifikasi layanan akan terus mendukung pertumbuhan di kuartal berikutnya.
