Keuangan.id – 27 April 2026 | Para analis memperkirakan laba bersih PT Nippon Steel & Sumikin (NSSS) akan melonjak drastis pada tahun 2025. Proyeksi menunjukkan laba mencapai Rp647 miliar, meningkat 112% dibandingkan tahun sebelumnya yang diperkirakan sekitar Rp306 miliar.
Kenaikan ini didorong oleh dua faktor utama. Pertama, harga Batubara (B50) mengalami peningkatan signifikan, memberikan margin yang lebih lebar bagi divisi pertambangan perusahaan. Kedua, ekspansi produksi minyak sawit mentah (CPO) yang terus berjalan meningkatkan pendapatan dari sektor agribisnis.
Berikut rangkuman perkiraan keuangan NSSS untuk dua tahun mendatang:
| Tahun | Laba Bersih (Rp Miliar) | Pertumbuhan |
|---|---|---|
| 2024 | ~306 | – |
| 2025 | 647 | 112% |
Target harga saham NSSS untuk tahun 2026 diperkirakan mencapai Rp625 per lembar, sejalan dengan ekspektasi pertumbuhan laba dan posisi pasar yang semakin kuat. Analis menilai bahwa perusahaan berada pada fase pemulihan yang didukung oleh kondisi komoditas global yang menguntungkan.
Secara keseluruhan, prospek NSSS ke depan terlihat positif. Peningkatan laba yang tajam, dukungan dari harga B50 yang menguat, serta ekspansi CPO yang konsisten, menjadi pendorong utama bagi para investor yang menantikan pergerakan harga saham yang lebih tinggi.









