Keuangan.id – 13 Mei 2026 | Kinerja PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) pada kuartal pertama tahun 2026 mengejutkan, dengan laba yang melonjak sebesar 268%. Strategi ‘hybrid banking‘ yang digunakan oleh bank ini menjadi kunci suksesnya.
Hybrid banking adalah cara bank mengintegrasikan layanan perbankan tradisional dengan teknologi digital. Dengan demikian, bank dapat menawarkan layanan yang lebih fleksibel dan responsif kepada nasabah.
Bank BINA telah mengembangkan aplikasi mobile yang memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi perbankan secara online. Selain itu, bank juga telah mengembangkan sistem pembayaran digital yang dapat digunakan oleh nasabah untuk melakukan pembayaran secara mudah dan cepat.
Strategi ini telah membantu bank BINA meningkatkan penjualan produk perbankan, sehingga laba bank meningkat sebesar 268% pada kuartal pertama tahun 2026.
Bank BINA juga telah mengembangkan kerja sama dengan perusahaan teknologi untuk meningkatkan layanan digitalnya. Dengan demikian, bank dapat menawarkan layanan yang lebih baik kepada nasabah dan meningkatkan kepercayaan nasabah.
- Hybrid banking meningkatkan layanan perbankan digital
- Bank BINA meningkatkan penjualan produk perbankan
- Kerja sama bank dengan perusahaan teknologi meningkatkan layanan digital
