Keuangan.id – 30 Maret 2026 | Bank DP Taspen mencatatkan peningkatan kinerja yang signifikan pada tahun 2025 meskipun menghadapi tekanan ekonomi. Laba bersih naik 54,31% menjadi Rp34,78 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan Utama
- Total aset meningkat 24,23% menjadi Rp1,15 triliun.
- Kredit yang disalurkan tumbuh 17,76% menjadi Rp960,45 miliar.
- Dana pihak ketiga (DPK) naik 23,06% menjadi Rp991,71 miliar.
Direktur Utama Iwan Soeroto menyatakan bahwa pencapaian ini mencerminkan kemampuan bank untuk mempertahankan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.
Strategi 2026
Bank DP Taspen menyiapkan beberapa langkah strategis untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat:
- Memperkuat penyaluran kredit khusus bagi pensiunan serta memperluas kerja sama dengan mitra strategis seperti BPR dan koperasi.
- Meningkatkan penghimpunan dana melalui produk tabungan dan deposito serta memperluas fee‑based income lewat skema Standing Instruction.
- Menyiapkan infrastruktur digital banking yang siap dioperasikan, menunggu izin dari OJK dan Bank Indonesia sebelum diluncurkan secara penuh.
Inisiatif untuk Pensiunan
Bank juga mengembangkan ekosistem komunitas Dpentas yang terdiri dari tiga program:
- Dpentas Gemilang – memberikan pelatihan dan pendampingan kewirausahaan bagi pensiunan.
- Dpentas Fit – menyelenggarakan kegiatan kesehatan seperti senam dan pemeriksaan gratis.
- Dpentas Dinamis – mengorganisir aktivitas sosial, keagamaan, dan wisata ke tempat ibadah.
Dengan program‑program ini, bank berharap dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pensiunan sekaligus memperkuat basis nasabah.
Secara keseluruhan, pencapaian 2025 menjadi landasan kuat bagi Bank DP Taspen untuk melanjutkan ekspansi kredit, memperkuat pendanaan, dan mengimplementasikan layanan digital pada tahun 2026.











