Keuangan.id – 08 April 2026 | Jalan masuk perguruan tinggi negeri kini semakin lebar. Universitas Padjadjaran (Unpad) mengumumkan peningkatan kuota seleksi nasional berbasis tes (SNBT) untuk tahun 2026 sebesar sekitar enam persen, menandakan kebijakan baru yang memberi ruang lebih bagi ribuan calon mahasiswa.
Latar Belakang SNBT 2026
UTBK SNBT 2026 resmi dibuka pada awal April dan berlangsung hingga akhir April. Seleksi ini menitikberatkan pada skor UTBK, tanpa adanya nilai minimum yang ditetapkan. Penentuan kelulusan bergantung pada cut‑off skor dan kuota yang tersedia di masing‑masing program studi.
Peningkatan Kuota di Unpad
Untuk tahun akademik 2026/2027, Unpad menambah daya tampungnya sebesar enam persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jika total kuota SNBT pada 2025 mencapai 4.200 kursi, peningkatan ini berarti tambahan sekitar 250 kursi, sehingga total kuota menjadi sekitar 4.450 kursi. Penambahan tersebut tersebar di berbagai fakultas, terutama pada program studi yang mengalami permintaan tinggi seperti Teknik, Kedokteran, dan Ilmu Sosial.
Perbandingan dengan Kebijakan IPB University
Langkah serupa juga diambil oleh IPB University yang menegaskan seleksi SNBT 2026 murni berdasarkan skor UTBK. IPB menetapkan kuota 2.481 kursi, mewakili 30 persen dari total daya tampungnya. Kedua universitas menekankan pentingnya calon mahasiswa memantau daya tampung program studi melalui portal resmi masing‑masing institusi. Kebijakan tanpa batas nilai minimal menegaskan persaingan yang ketat, namun sekaligus memberi kesempatan bagi peserta dengan skor tinggi untuk memilih program studi favorit.
Strategi Calon Mahasiswa Menghadapi SNBT 2026
- Kenali Kuota dan Cut‑off: Calon mahasiswa harus mengecek kuota tiap program studi di situs admisi Unpad dan IPB untuk menilai peluang diterima.
- Manfaatkan Pilihan Prodi: SNBT 2026 memperbolehkan hingga empat pilihan prodi, termasuk program sarjana terapan (D4) yang setara dengan S1.
- Persiapan Matang: Fokus pada materi UTBK, ikuti simulasi, dan perhatikan jadwal survei lokasi ujian pada 15–17 April untuk menghindari kesalahan tempat.
- Perhatikan Dokumen: Pastikan kartu peserta tercetak dengan jelas dan semua persyaratan administrasi telah lengkap sebelum hari ujian.
Prodi Baru dan Daya Tampung di IPB sebagai Referensi
IPB University membuka 61 program studi, termasuk 17 program D4 dan 44 program S1 yang mencakup bidang-bidang terkini seperti Smart Agriculture, Bioinformatika, Sains Biomedis, Kecerdasan Buatan, Teknik Mesin, dan Teknik Kimia. Daya tampung masing‑masing program ini menjadi acuan bagi Unpad dalam menambah kuota, terutama pada program yang serupa atau memiliki permintaan tinggi.
Kesimpulan
Peningkatan kuota SNBT Unpad sebesar enam persen menjadi sinyal positif bagi ribuan pelajar yang menantikan kesempatan masuk perguruan tinggi negeri. Kebijakan berbasis skor UTBK, tanpa batas nilai minimal, menegaskan bahwa persaingan akan tetap ketat, namun ruang yang lebih luas memberi harapan baru. Calon mahasiswa disarankan memanfaatkan semua pilihan prodi, menyiapkan dokumen dengan teliti, dan mengikuti strategi persiapan yang terarah. Dengan memahami dinamika kuota dan cut‑off, mereka dapat meningkatkan peluang masuk ke program studi impian di Unpad maupun universitas lain seperti IPB yang menerapkan prinsip serupa.











