Keuangan.id – 13 April 2026 | Bank-bank di Indonesia mengalami penurunan signifikan pada pendapatan bunga bersih akibat melambatnya pertumbuhan kredit. Kondisi ini menimbulkan tekanan pada profitabilitas sektor perbankan, terutama bagi bank-bank besar yang sebelumnya mengandalkan margin bunga yang tinggi.
Data terbaru menunjukkan bahwa pertumbuhan kredit BRI hanya mencatat kenaikan terbatas, sementara BCA bahkan mencatat penurunan dalam portofolio kreditnya. Penurunan ini memicu penurunan laba bersih, dimana BCA melaporkan hasil negatif pada kuartal terakhir.
| Bank | Perubahan Kredit | Pendapatan Bunga (Rp Miliar) |
|---|---|---|
| BRI | +2,5% | 7.200 |
| BCA | -1,8% | 5.800 |
| Mandiri | +1,0% | 6.500 |
Menanggapi situasi ini, sejumlah bank mulai beralih pada strategi efisiensi operasional. Fokus utama diarahkan pada pengendalian biaya, digitalisasi layanan, dan penyesuaian portofolio produk agar lebih resilient terhadap siklus kredit yang berfluktuasi.
Para analis memperkirakan bahwa tekanan pada pendapatan bunga dapat berlanjut hingga akhir tahun, terutama jika pertumbuhan ekonomi domestik tidak menunjukkan pemulihan yang kuat. Namun, langkah-langkah efisiensi diprediksi dapat menstabilkan profitabilitas jangka menengah.











