Keuangan.id – 29 April 2026 | Bank Negara Indonesia (BNI) mencatatkan pertumbuhan kredit yang signifikan pada kuartal pertama tahun 2026, sekaligus meningkatkan laba bersihnya. Kinerja ini menempatkan BNI di atas rata-rata industri perbankan di Indonesia.
Kenaikan Kredit
Volume kredit BNI naik 20,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, didorong oleh peningkatan permintaan di sektor usaha kecil menengah (UKM) dan pembiayaan konsumen.
| Kuartal | Pertumbuhan Kredit |
|---|---|
| I 2026 | 20,1% |
Laba Bersih
BNI berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp5,6 triliun, naik 5% YoY, yang mencerminkan efisiensi operasional dan kontrol risiko yang lebih baik.
| Kuartal | Laba Bersih | Pertumbuhan Laba |
|---|---|---|
| I 2026 | Rp5,6 triliun | 5% |
Faktor utama di balik kinerja cemerlang meliputi restrukturisasi portofolio kredit, peningkatan penyaluran kredit digital, serta kebijakan manajemen biaya yang ketat. Analisis para analis menunjukkan bahwa tren positif ini dapat berlanjut jika BNI terus memanfaatkan teknologi finansial dan menjaga kualitas aset.
Secara keseluruhan, pertumbuhan kredit yang kuat dipadukan dengan peningkatan laba bersih menegaskan posisi BNI sebagai salah satu pemain utama dalam lanskap perbankan Indonesia pada 2026.











