Keuangan.id – 08 April 2026 | WTON menegaskan bahwa situasi geopolitik yang semakin tidak stabil kini menjadi faktor utama yang dapat menghambat pencapaian target kontrak tahun 2026. Perusahaan memilih untuk lebih selektif dalam menerima proyek agar kinerja tetap terjaga.
Dalam rangka menyeimbangkan risiko, manajemen WTON menurunkan target kontrak yang semula lebih tinggi, dan mengalihkan fokus pada proyek-proyek yang menawarkan kepastian pembayaran serta dampak ekonomi yang signifikan. Langkah ini diharapkan dapat menstabilkan arus kas dan mendukung realisasi nilai kontrak baru sebesar Rp1 triliun.
- Penyesuaian strategi proyek: hanya menyetujui proyek dengan profil risiko rendah.
- Peningkatan pengawasan keuangan: memperketat kontrol biaya dan pendapatan.
- Diversifikasi pasar: mencari peluang di sektor yang kurang terpengaruh oleh ketegangan geopolitik.
Meski target kontrak menurun, eksekutif WTON menegaskan bahwa realisasi Rp1 triliun tetap menjadi pencapaian signifikan bagi perusahaan, mengingat tantangan eksternal yang dihadapi. Mereka optimis bahwa dengan kebijakan selektif ini, WTON dapat mempertahankan profitabilitas dan melanjutkan pertumbuhan jangka panjang.











