Keuangan.id – 30 April 2026 | Harga saham COAL terus menguat meski data asing menunjukkan tekanan penjual. Namun, orderbook dan catatan broker mengindikasikan bahwa distribusi saham masih tebal, memberi sinyal peluang bagi investor jangka menengah.
Berikut beberapa faktor utama yang mempengaruhi pergerakan COAL:
- Kenaikan harga: Saham COAL mencatat kenaikan signifikan dalam beberapa minggu terakhir, didorong oleh sentimen positif pada sektor batu bara.
- Tekanan asing: Data perdagangan menunjukkan peningkatan aksi jual oleh investor asing, namun belum cukup kuat untuk menurunkan harga secara drastis.
- Orderbook tebal: Volume order beli masih dominan, menandakan likuiditas yang baik dan minat beli yang tetap tinggi.
- Broker memperkuat outlook: Beberapa broker memberikan rekomendasi beli atau hold, menekankan bahwa distribusi masih mendukung kenaikan lebih lanjut.
Analisis teknikal menampilkan pola bullish dengan level support penting di kisaran harga sebelumnya. Sementara itu, faktor fundamental seperti permintaan energi batu bara di dalam negeri dan kebijakan pemerintah yang mendukung sektor energi tetap menjadi penopang utama.
Investor yang mempertimbangkan masuk posisi di COAL disarankan untuk memperhatikan volume orderbook serta pergerakan aksi jual asing. Dengan distribusi yang masih tebal, risiko penurunan mendadak dapat diminimalisir, namun tetap penting untuk mengikuti perkembangan berita makroekonomi dan regulasi energi.











