Keuangan.id – 02 Mei 2026 | Bank Rakyat Indonesia (BRI) melaporkan laba bersih sebesar Rp15,5 triliun pada kuartal pertama tahun 2026, mencerminkan peningkatan 13,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
BRI Q1 2026: Analisis Kinerja
Peningkatan profitabilitas didorong oleh tiga faktor utama: pertumbuhan kredit kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), penurunan biaya dana melalui efisiensi operasional, serta perbaikan kualitas aset yang terus membaik.
- Kredit UMKM: Portofolio kredit UMKM naik signifikan, memberikan margin yang lebih tinggi.
- Efisiensi biaya dana: Rasio biaya dana turun, berkat restrukturisasi dana dan penurunan suku bunga pinjaman.
- Kualitas aset: Nilai Non-Performing Loan (NPL) menurun menjadi 1,4%, memperkuat kesehatan neraca.
| Indikator | Q1 2026 | YoY |
|---|---|---|
| Laba Bersih | Rp15,5 triliun | +13,7% |
| Total Kredit | Rp1.200 triliun | +9,2% |
| NPL | 1,4% | -0,3 poin |
| Biaya Dana | 2,1% | -0,2 poin |
Dengan kinerja yang solid, BRI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung sektor UMKM serta meningkatkan efisiensi operasional demi menciptakan nilai bagi pemegang saham.
