Keuangan.id – 02 Mei 2026 | Tugure berhasil mengubah posisi keuangan yang semula merugi menjadi laba signifikan pada tahun 2025. Berkat kombinasi kebijakan underwriting yang ketat dan strategi investasi yang terdiversifikasi, perusahaan mencatat hasil yang mengesankan.
Setelah mengalami kerugian sebesar Rp 35 miliar pada 2023, Tugure mencatat laba underwriting sebesar Rp 110 miliar pada 2025. Total Hasil Jasa Asuransi mencapai Rp 192,28 miliar, melampaui proyeksi sebelumnya.
Beberapa langkah kunci yang diambil antara lain:
- Diversifikasi portofolio investasi ke aset yang lebih stabil dan berjangka panjang.
- Penyesuaian tarif premi yang berbasis risiko aktual.
- Peningkatan kontrol klaim melalui sistem digital dan audit internal yang lebih ketat.
- Penggunaan teknologi AI untuk mempercepat proses underwriting dan menurunkan tingkat kesalahan.
Berikut ringkasan kinerja keuangan Tugure selama tiga tahun terakhir:
| Tahun | Kerugian/Laba (Rp Miliar) | Hasil Jasa Asuransi (Rp Miliar) |
|---|---|---|
| 2023 | -35 | 85 |
| 2024 | -10 | 140 |
| 2025 | 110 | 192,28 |
Dengan fondasi keuangan yang kini lebih kuat, Tugure siap memperluas pangsa pasar dan mengoptimalkan layanan asuransi bagi nasabah di seluruh Indonesia.
