Keuangan.id – 10 April 2026 | Kia Motors mengumumkan peningkatan investasi sebesar 30 persen, mencapai USD27,95 miliar, yang difokuskan pada pengembangan kendaraan listrik (EV) serta teknologi perangkat lunak terkait. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat posisinya dalam transisi otomotif global menuju kendaraan ramah lingkungan.
Meski demikian, Kia juga menyatakan penyesuaian target penjualan EV karena permintaan pasar yang melemah. Target penjualan mobil listrik perusahaan untuk tahun-tahun mendatang diturunkan, menandakan realitas tantangan permintaan konsumen yang belum seimbang dengan ambisi produksi.
Berikut rangkuman perubahan utama:
| Aspek | Sebelumnya | Sekarang |
|---|---|---|
| Investasi EV & Software | USD21,5 miliar | USD27,95 miliar |
| Target Penjualan EV (2025) | 1,5 juta unit | 1,2 juta unit |
Penurunan target ini dipicu oleh beberapa faktor, antara lain perlambatan pertumbuhan pasar EV di beberapa wilayah, ketidakpastian regulasi pemerintah terkait insentif, serta persaingan yang semakin ketat dari produsen lain yang juga mempercepat peluncuran model listrik baru.
Kia menegaskan bahwa peningkatan dana investasi akan dialokasikan untuk memperluas jaringan produksi baterai, meningkatkan kapasitas pabrik, serta mengembangkan platform perangkat lunak yang mendukung layanan mobilitas masa depan. Perusahaan berharap langkah ini dapat menyiapkan fondasi yang lebih kuat ketika permintaan EV kembali menguat.
Pengamat industri menilai bahwa meskipun penurunan target penjualan mencerminkan kondisi pasar yang masih volatile, keputusan Kia untuk menambah investasi menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap teknologi listrik. Jika tren kebijakan pemerintah dan preferensi konsumen beralih kembali ke kendaraan ramah lingkungan, Kia diprediksi akan mampu memanfaatkan investasi tersebut untuk merebut pangsa pasar yang lebih besar.











