Keuangan.id – 20 April 2026 | Indonesia memperkirakan total aset keuangan syariah akan melampaui Rp3.100 triliun pada tahun 2025, didorong oleh pertumbuhan kuat pada pembiayaan dan Dana Pihak Ketiga (DPK). Proyeksi ini mencerminkan peningkatan minat masyarakat dan lembaga keuangan terhadap produk syariah yang semakin beragam.
Proyeksi Aset Keuangan Syariah 2025
| Tahun | Total Aset (Triliun Rp) |
|---|---|
| 2022 | 2.400 |
| 2023 | 2.700 |
| 2024 | 2.950 |
| 2025 | 3.100 |
Pertumbuhan Pembiayaan dan DPK
Pembiayaan syariah diperkirakan tumbuh rata-rata 10-12% per tahun, sementara DPK mengalami peningkatan signifikan sekitar 15% pada 2025. Kenaikan ini didukung oleh regulasi yang lebih mendukung, inovasi produk, dan peningkatan literasi keuangan syariah.
Dampak Terhadap Inklusi Keuangan
Dengan aset yang terus meluas, keuangan syariah berperan penting dalam memperluas inklusi keuangan di Indonesia, memberikan alternatif yang sesuai dengan prinsip syariah bagi masyarakat yang belum terlayani secara optimal.











