Keuangan.id – 04 Mei 2026 | Kenaikan harga tiket pesawat yang terjadi belakangan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan konsumen dan penyedia layanan asuransi perjalanan.
Dampak pada Permintaan Asuransi Perjalanan
Dengan biaya perjalanan yang semakin tinggi, banyak wisatawan menunda atau mengurangi pembelian asuransi tambahan (add‑on). Hal ini dapat menurunkan pendapatan perusahaan asuransi yang sebelumnya mengandalkan volume penjualan yang stabil.
- Penurunan penjualan asuransi add‑on sebesar 5‑10% diproyeksikan dalam enam bulan ke depan.
- Konsumen lebih memilih paket dasar tanpa perlindungan ekstra.
- Perusahaan asuransi berpotensi menyesuaikan premi untuk menutupi risiko yang meningkat.
Faktor Penyebab Kenaikan Harga Tiket
Beberapa faktor utama meliputi kenaikan bahan bakar, biaya operasional bandara, dan regulasi pemerintah yang membatasi batas maksimum kenaikan tarif. Kombinasi ini mempersempit margin keuntungan maskapai, yang pada gilirannya memindahkan beban kepada penumpang.
Strategi Industri Asuransi
Untuk mengatasi tekanan, perusahaan asuransi dapat mempertimbangkan beberapa langkah:
- Menawarkan paket bundling dengan diskon khusus bagi penumpang yang membeli tiket dan asuransi sekaligus.
- Mengembangkan produk asuransi mikro yang lebih terjangkau untuk segmen pasar menengah ke bawah.
- Memperkuat edukasi konsumen tentang pentingnya perlindungan perjalanan meski harga tiket naik.
Dengan adaptasi yang tepat, industri asuransi perjalanan dapat tetap tumbuh meski dihadapkan pada kenaikan harga tiket pesawat.











