Keuangan.id – 21 Mei 2026 |
Kenaikan BI Rate menjadi 5,25% memicu bank untuk makin selektif dalam menyalurkan kredit. Sektor yang sensitif seperti properti dan otomotif berpotensi terpukul akibat kenaikan suku bunga ini. Hal ini karena kenaikan suku bunga akan meningkatkan biaya pinjaman dan mengurangi kemampuan debitur untuk membayar kembali pinjaman. Dengan demikian, bank akan lebih berhati-hati dalam menyalurkan kredit dan memilih debitur yang lebih kredibel.











