Keuangan.id – 11 Juni 2026 |
Krisis daya beli kelas menengah menjadi sorotan para ekonom karena beberapa faktor seperti inflasi, suku bunga tinggi, pelemahan rupiah, dan kenaikan biaya hidup. Hal ini menyebabkan kelas menengah terjepit dan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Para ekonom menyarankan agar pemerintah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi krisis ini, seperti mengendalikan inflasi dan mengurangi beban pajak pada kelas menengah. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi terhadap kebijakan ekonomi yang telah diterapkan untuk memastikan bahwa kebijakan tersebut tidak memperburuk kondisi kelas menengah. Dengan demikian, diharapkan krisis daya beli kelas menengah dapat diatasi dan kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan.











