Kecewa Berat! Francisco Rivera Ungkap Kondisi Memprihatinkan di Ruang Ganti Persebaya Surabaya Pasca Kekalahan dari Madura United

Kecewa Berat! Francisco Rivera Ungkap Kondisi Memprihatinkan di Ruang Ganti Persebaya Surabaya Pasca Kekalahan dari Madura United
Kecewa Berat! Francisco Rivera Ungkap Kondisi Memprihatinkan di Ruang Ganti Persebaya Surabaya Pasca Kekalahan dari Madura United

Keuangan.id – 03 Mei 2026 | Setelah menelan kekalahan tipis 1-2 dari Madura United pada pertandingan lanjutan Liga 1, pelatih asal Spanyol, Francisco Rivera, menyampaikan protes keras terkait kondisi ruang ganti tim Persebaya Surabaya. Dalam wawancara eksklusif dengan wartawan klub, Rivera menegaskan bahwa fasilitas yang kurang layak berdampak langsung pada semangat juang para pemain.

Kondisi ruang ganti yang mengejutkan

Menurut Rivera, ruang ganti yang seharusnya menjadi tempat istirahat dan persiapan mental justru terasa sempit, lembab, dan kurang ventilasi. “Saya masuk ke ruang ganti setelah pertandingan, dan bau pengap serta kebisingan luar sangat mengganggu. Tidak ada pendingin udara yang berfungsi, lampu redup, bahkan kebersihan lantai kurang memadai,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perlengkapan medis dan fasilitas pemulihan, seperti meja pijat dan peralatan fisioterapi, tidak tersedia atau dalam kondisi rusak. Hal ini memaksa tim medis harus mengandalkan peralatan pribadi, yang tentunya tidak ideal untuk penanganan cedera ringan hingga menengah.

Pengaruh langsung terhadap performa pemain

Rivera menyoroti bahwa ketidaknyamanan tersebut mempengaruhi konsentrasi dan pemulihan pemain. “Setelah pertandingan, tubuh kami membutuhkan tempat yang tenang untuk relaksasi. Kondisi ruang ganti yang buruk menghambat proses pemulihan, sehingga pada latihan selanjutnya kami tidak dalam kondisi optimal,” jelasnya.

Beberapa pemain senior, termasuk kapten tim, melaporkan kesulitan tidur di kamar hotel karena kebisingan yang berasal dari area ruang ganti yang tidak terisolasi. Mereka juga mengeluhkan kurangnya ruang penyimpanan pribadi untuk perlengkapan latihan, memaksa mereka menumpuk barang di sudut ruangan.

Reaksi manajemen klub dan suporter

Manajemen Persebaya Surabaya, melalui pernyataan resmi, berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap fasilitas pendukung tim. “Kami mengapresiasi masukan dari pelatih dan pemain. Komitmen kami adalah menyediakan lingkungan yang profesional dan mendukung kesuksesan tim,” kata juru bicara klub.

Suporter setia Persebaya, yang dikenal dengan sebutan Bonek, menyuarakan keprihatinan serupa di media sosial. Mereka menuntut perbaikan segera, menambahkan bahwa stadion Gelora Bung Tomo memang sudah cukup modern, namun fasilitas ruang ganti masih jauh dari standar kompetisi nasional.

Langkah perbaikan yang diharapkan

  • Instalasi sistem pendingin udara yang memadai.
  • Peningkatan pencahayaan dan ventilasi alami.
  • Penyediaan peralatan medis dan fisioterapi lengkap.
  • Peningkatan kebersihan dan pemeliharaan rutin.

Para ahli manajemen olahraga menilai bahwa perbaikan fasilitas tidak hanya meningkatkan performa tim, tetapi juga menciptakan citra positif bagi klub di mata sponsor dan calon pemain baru.

Di akhir wawancara, Rivera menegaskan bahwa meskipun kondisi ruang ganti saat ini belum optimal, ia tetap percaya pada kemampuan tim. “Kami akan bekerja keras, memperbaiki apa yang bisa kami kontrol, dan berharap manajemen segera menindaklanjuti kebutuhan ini. Hanya dengan dukungan penuh, kami dapat kembali bersaing di level tertinggi,” tutupnya dengan nada optimis.

Dengan sorotan media yang semakin tajam, diharapkan Persebaya Surabaya akan segera mengatasi masalah ini, sehingga para pemain dapat berfokus pada taktik dan strategi di lapangan, bukan pada kenyamanan fasilitas pendukung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *