Keuangan.id – 10 Mei 2026 | Kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi di jalur wisata Bromo, Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (9/5/2026) siang. Akibatnya, 11 orang mengalami luka-luka. Enam di antaranya wisatawan asal Singapura.
Menurut informasi yang dihimpun, kecelakaan tersebut terjadi karena senggaman truk kayu tersedak dan kemudian berhenti mendadak di jalur tersebut. Sementara itu, minibus Toyota Hiace yang membawa rombongan wisatawan Singapura sedang melintas di dekat lokasi kecelakaan.
Wisatawan asal Singapura yang terlibat kecelakaan tersebut adalah pasangan suami istri dan anak mereka. Mereka sedang berwisata ke Bromo dan akan menuju ke Lumajang pada hari itu.
Sebelumnya, telah terjadi kecelakaan lain di jalur Bromo pada hari yang sama. Sebuah sedan ringsek dan menabrak sebuah truk kayu yang sedang berhenti di samping jalan. Kecelakaan ini menyebabkan 4 orang meninggal dunia.
Penyebab kecelakaan tersebut masih belum diketahui secara pasti. Namun, pihak penyelamat telah melakukan penyelidikan dan penyisiran lokasi kecelakaan untuk mengetahui penyebabnya.
Para korban kecelakaan tersebut telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, pihak kepolisian telah mengancam akan melakukan penyelidikan lebih lanjut jika ditemukan bukti yang cukup untuk menentukan penyebab kecelakaan tersebut.
Hal ini menunjukkan betapa pentingnya keselamatan di jalur-jalur wisata, terutama di daerah-daerah yang rawan kecelakaan. Kita harus selalu berhati-hati dan waspada saat berwisata agar tidak terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan.
Kecelakaan beruntun di jalur Bromo menimbulkan rasa sedih dan kecewa di kalangan masyarakat. Kita berharap agar kecelakaan ini dapat menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu berhati-hati dan waspada saat berwisata.











