Keuangan.id – 06 April 2026 | PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menegaskan bahwa layanan kereta cepat Whoosh tetap aman meski sempat mengalami gangguan ringan akibat cuaca ekstrem di wilayah Bandung pada 3 April 2026.
Proses penanganan berlangsung singkat; pada pukul 16.48 WIB benda tersebut telah diangkat, dan pada pukul 16.49 WIB kereta melanjutkan perjalanan tanpa menimbulkan keterlambatan signifikan.
- Sensor deteksi benda asing bekerja secara otomatis dan memberi peringatan dini.
- Sistem sensor cuaca memantau intensitas hujan, kecepatan angin, dan potensi petir.
- Detektor gempa terintegrasi dengan Operation Control Center (OCC) untuk mengatur perjalanan secara real‑time.
Cuaca ekstrem yang melanda Bandung pada hari itu ditandai dengan hujan deras, angin kencang, dan kilat, menyebabkan beberapa pohon tumbang dan kerusakan pada fasilitas jalan. Kondisi tersebut memungkinkan logam ringan terbawa masuk ke rel, namun tidak mempengaruhi infrastruktur perkeretaapian lainnya.
Setelah insiden, tim teknis KCIC melakukan pemeriksaan menyeluruh pada jalur dan fasilitas Whoosh. Hasil inspeksi menyatakan semua komponen berada dalam kondisi andal, sehingga layanan dapat beroperasi normal kembali.
Penumpang tetap terlihat padat, terutama dari Stasiun Padalarang, menandakan kepercayaan publik terhadap keamanan dan ketepatan layanan Whoosh meski cuaca tidak bersahabat.











