Keuangan.id – 01 April 2026 | PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) semakin menitikberatkan segmen corporate banking dan wholesale sebagai pendorong utama pertumbuhan, sambil mempertahankan kualitas aset di tengah kondisi ekonomi yang menantang.
Direktur Wholesale KB Bank, Widodo Suryadi, mengungkapkan bahwa segmen wholesale, yang mencakup corporate, commercial (middle market), dan UKM, menyumbang sekitar 64% dari total portofolio kredit pada tahun 2025. Ia memperkirakan kontribusi ini akan naik menjadi 65%–70% pada tahun 2026 seiring penguatan strategi bisnis non‑ritel.
- Portofolio kredit wholesale tercatat Rp22‑23 triliun pada akhir 2025, dengan pertumbuhan tahunan 7%‑8%.
- Pertumbuhan ini bersifat selektif, tetap menjaga kualitas aset.
- Corporate banking menjadi tulang punggung, terutama pembiayaan perusahaan besar dengan profil risiko terukur.
Strategi utama KB Bank meliputi penguatan proses underwriting dan monitoring kredit secara berkelanjutan. Manajemen menekankan pentingnya disiplin sumber daya manusia sebagai faktor kunci dalam menjaga kualitas portofolio dan mencegah kredit bermasalah.
Selain pendapatan dari bunga, bank menargetkan peningkatan fee‑based income melalui transaksi sindikasi dan layanan perbankan korporat lainnya. Dengan keseimbangan antara ekspansi terukur dan kontrol risiko, KB Bank berharap segmen wholesale dapat mencapai pertumbuhan 70% pada 2026.











