Keuangan.id – 16 Mei 2026 | JPFA mencetak laba bersih sebesar Rp1,94 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 157 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan laba ini disebabkan oleh membaiknya margin usaha yang seiring dengan kenaikan penjualan.
Margin usaha yang membaik ini merupakan dampak dari strategi bisnis yang efektif dan efisiensi biaya produksi. Hal ini juga didukung oleh permintaan pasar yang stabil dan harga jual yang kompetitif.
Dengan mencetak laba tiga digit, JPFA membuktikan kemampuan perusahaan dalam mengelola bisnis ternak dengan efektif. Ini juga menunjukkan potensi pertumbuhan yang besar di masa depan.











