Keuangan.id – 26 April 2026 | JP Morgan menilai ketahanan energi Indonesia berada di posisi kedua secara global, menyoroti potensi investasi dan stabilitas pasokan energi nasional.
Latar Belakang Penilaian
Penilaian ini merupakan bagian dari survei tahunan JP Morgan yang menilai ketahanan energi negara‑negara berkembang berdasarkan faktor diversifikasi sumber, kebijakan energi, dan risiko geopolitik.
Detail Peringkat
| Peringkat | Negara |
|---|---|
| 1 | Amerika Serikat |
| 2 | Indonesia |
| 3 | Jerman |
Implikasi Bagi Indonesia
- Meningkatkan kepercayaan investor asing pada sektor energi.
- Memperkuat posisi tawar Indonesia dalam negosiasi regional.
- Menjadi dorongan bagi pemerintah mempercepat transisi ke energi terbarukan.
Pemerintah menanggapi hasil ini dengan menegaskan komitmen pada proyek‑proyek pembangkit listrik berbasis gas, tenaga surya, dan hidro, serta memperluas jaringan transmisi untuk mengurangi bottleneck.











