Keuangan.id – 09 Juni 2026 |
Jusuf Kalla memperingatkan bahwa defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berpotensi menembus Rp1.000 triliun. Hal ini disebabkan oleh subsidi LPG dan proyek besar yang dinilai membebani fiskal negara. Jusuf Kalla menekankan bahwa subsidi LPG dan proyek jumbo harus dievaluasi kembali untuk menghindari defisit yang semakin besar. Pemerintah perlu melakukan pengelolaan keuangan yang lebih efektif untuk mengatasi masalah defisit ini.











