Keuangan.id – 03 Juni 2026 |
Harga saham BUMI anjlok hampir 10 persen, namun asing melakukan pembelian bersih sebesar 1,09 miliar saham. Sementara itu, broker mengakumulasi Rp914 miliar. Fenomena ini memicu pertanyaan tentang apakah ini merupakan jejak smart money atau distribusi. BUMI sendiri merupakan salah satu perusahaan yang sangat dinamis di pasar saham. Dalam beberapa bulan terakhir, pergerakan harga saham BUMI sangat fluktuatif, sehingga memicu kekhawatiran di kalangan investor. Namun, dengan adanya pembelian bersih oleh asing dan akumulasi oleh broker, mungkin menandakan adanya kepercayaan terhadap prospek perusahaan ini di masa depan. Oleh karena itu, penting untuk melakukan analisis yang lebih mendalam sebelum membuat keputusan investasi.











