Keuangan.id – 13 Maret 2026 | Johor Darul Ta’zim (JDT) mencatatkan prestasi luar biasa dengan melaju ke fase semifinal Liga Juara-Juara Asia Elite (ACL Elite) pada musim 2025/2026. Keberhasilan ini menandai pertama kalinya klub asal Selangor Selatan menembus babak suku akhir kompetisi bergengsi tersebut, sekaligus menegaskan posisinya di antara delapan tim terkuat di benua Asia.
Pada babak 16 besar zona Timur, JDT berhadapan dengan Sanfrecce Hiroshima. Di leg pertama yang digelar di Stadion Sultan Ibrahim, JDT mengukir kemenangan 3‑1 berkat serangan tajam dan eksekusi bola mati yang mematikan. Meskipun kalah 0‑1 pada leg kedua di Edion Peace Wing, Hiroshima, selisih agregat 3‑2 tetap mengamankan tiket semifinal bagi JDT.
Reaksi Pengendali dan Dukungan Pemilik
Pengendali tim, Xisco Muñoz, mengungkapkan rasa bangga dan terharu setelah menutup babak 16 besar. “Pertandingan ini sangat sulit, terutama dalam set‑piece yang mereka kuasai, namun pemain kami tetap konsisten dan tak tertekan. Kami menepati kata‑kata Boss, Tunku Mahkota Ismail: ‘Tidak ada yang mustahil bila kerja keras dilakukan’,” ujarnya dalam konferensi pers sesudah pertandingan.
Muñoz menambahkan, keberhasilan JDT bukan hanya hasil kerja keras tim dan pelatih, melainkan juga dorongan kuat dari visi pemilik klub, Tunku Mahkota Ismail, yang selalu berada di belakang para pemain.
Kontribusi Finansial dan Bonus
Keberhasilan di tingkat Asia juga membawa manfaat finansial signifikan. Total kantung JDT kini mencapai sekitar US$1,8 juta (sekitar RM7,04 juta), termasuk bonus kemenangan dan tambahan US$400 ribu (RM1,57 juta) yang akan diterima setelah melaju ke fase suku akhir. Sebelumnya, klub sudah menerima US$800 ribu (RM3,1 juta) untuk partisipasi di fase grup dan tambahan US$200 ribu (RM783 ribu) setelah menembus babak 16 besar.
Apresiasi dari Pelatih Nasional
Peter Cklamovski, pelatih nasional Malaysia, memuji pencapaian JDT. “Kemenangan JDT melawan Sanfrecce Hiroshima menunjukkan kemampuan klub kita untuk bersaing dengan tim‑tim terbaik Asia. Ini adalah pencapaian epik bagi sepak bola Malaysia,” tulisnya di Instagram.
Tantangan Baru: Raksasa Arab di Semifinal
Setelah mengalahkan Sanfrecce, JDT kini menantikan lawan dari zona Barat. Beberapa kandidat kuat termasuk Al‑Hilal, Al‑Ahli, dan Al‑Ittihad dari Arab Saudi, serta Al‑Sadd dan Al‑Duhail dari Qatar, Shabab Al‑Ahli (UEA), dan Tractor (Iran). Namun, penentuan lawan masih tertunda karena AFC menunda undian zona Barat akibat ketegangan geopolitik di wilayah tersebut.
Jika berhadapan dengan salah satu klub Arab yang memiliki anggaran jutaan dolar dan bintang internasional, JDT akan diuji pada level yang lebih tinggi. Namun, keberanian dan konsistensi yang ditunjukkan sejauh ini memberi keyakinan bahwa Harimau Selatan dapat menampilkan sepak bola kompetitif.
Strategi dan Fokus Ke Depan
- Intensitas dan Konsistensi: Muñoz menekankan pentingnya mempertahankan intensitas permainan serta mengoptimalkan situasi bola mati.
- Dukungan Manajemen: Kepemimpinan Tunku Mahkota Ismail diharapkan terus memberikan sumber daya dan motivasi.
- Persiapan Finansial: Pengelolaan dana bonus akan memperkuat struktur klub untuk menghadapi pertandingan lanjutan.
Dengan pencapaian ini, JDT tidak hanya menulis sejarah baru bagi klub, tetapi juga membuka lembaran baru bagi sepak bola Malaysia di kancah internasional.
Keberhasilan JDT di ACL Elite menegaskan bahwa klub Malaysia dapat bersaing di level tertinggi, sekaligus menyiapkan panggung bagi generasi pemain muda untuk bermimpi lebih besar lagi.











