Keuangan.id – 29 Maret 2026 | JAKARTA, 29 Maret 2026 – Kapten Tim Nasional Indonesia, Jay Idzes, mengungkapkan keyakinannya bahwa bek jangkung berusia 23 tahun asal Ipswich Town, Elkan Baggott, akan menjadi aset penting bagi masa depan Timnas Garuda. Pernyataan tersebut disampaikan pada malam penganugerahan FIFA Awards di Emtek City, Jakarta, dan kembali dikuatkan setelah duo ini tampil kompak pada laga pembukaan FIFA Series 2026 melawan Saint Kitts and Nevis di Stadion Gelora Bung Karno.
Debut Gemilang di FIFA Series 2026
Pertandingan yang berlangsung pada Jumat, 27 Maret 2026, berakhir dengan kemenangan telak Indonesia 4‑0. Selain serangan tajam yang menghasilkan empat gol, pertahanan Garuda juga menunjukkan kestabilan berkat sinergi antara Idzes dan Baggott. “Ya, Elkan, dia tinggi sekali, bahkan lebih tinggi daripada saya. Sejujurnya, dia pria yang luar biasa,” ujar Idzes di sela-sela acara penghargaan PSSI Awards, menambahkan bahwa Baggott sangat vokal dan akan sangat membantu tim di masa depan.
Karakteristik dan Potensi Elkan Baggott
Elkan Baggott, yang bermain untuk klub Serie A Italia, Sassuolo, memiliki postur tubuh 1,95 meter dan kemampuan duel udara yang menonjol. Setelah absen lebih dari dua tahun dari timnas—terakhir tampil pada Piala Asia 2023 di Qatar—Baggott kembali dipanggil menjelang FIFA Series 2026. Kepulangannya disambut hangat oleh rekan satu tim, termasuk Rizky Ridho dan John Herdman, pelatih timnas.
- Postur Tinggi: Membantu mengatasi ancaman udara lawan.
- Kepemimpinan di Barisan Belakang: Sering menjadi suara utama dalam mengorganisir lini pertahanan.
- Pengalaman Internasional: Bermain di liga Eropa meningkatkan kecepatan adaptasi taktik.
Idzes menekankan bahwa selain fisik, Baggott memiliki kecerdasan taktis yang tinggi. “Dia menunjukkannya dengan baik. Dia sangat vokal, dan saya pikir dia adalah pemain yang sangat bagus,” tambah Idzes.
Pengaruh Terhadap Persiapan Menghadapi Bulgaria
Setelah mengalahkan Saint Kitts and Nevis, Indonesia dijadwalkan bertemu Bulgaria pada final FIFA Series 2026 pada Senin, 30 Maret 2026. Bulgaria, yang baru saja mencatat kemenangan besar 10‑2 atas Kepulauan Solomon, menempati peringkat FIFA 87, sedangkan Indonesia berada di peringkat 120. Idzes menegaskan bahwa kolaborasi dengan Baggott akan menjadi ujian penting menjelang laga tersebut.
Pelatih John Herdman mengakui pentingnya kehadiran Baggott dalam menghadapi lawan yang lebih fisik. “Kami membutuhkan bek yang dapat menguasai ruang udara dan memberi arahan kepada lini belakang, dan Elkan memenuhi kriteria itu,” katanya dalam konferensi pers pra‑pertandingan.
Reaksi Publik dan Media
Ribuan suporter yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno menyambut kembalinya Baggott dengan sorakan meriah. Media olahraga nasional, termasuk Kumparan Bola, Bola.com, dan Okezone, menyoroti pernyataan Idzes sebagai bukti bahwa proses naturalisasi pemain keturunan Indonesia mulai membuahkan hasil.
Analisis pundit menilai bahwa kombinasi Idzes‑Baggott dapat menjadi fondasi pertahanan yang kokoh bagi Garuda, khususnya menjelang kualifikasi Piala Dunia 2026 dan AFF Championship 2026.
Secara keseluruhan, keyakinan Jay Idzes terhadap Elkan Baggott mencerminkan optimisme baru dalam skuad Garuda. Dengan postur yang mengesankan, vokalitas di lapangan, serta pengalaman bermain di liga top Eropa, Baggott diyakini mampu menjadi pilar utama pertahanan Indonesia untuk beberapa tahun ke depan.
Harapan besar kini tertuju pada kemampuan duo ini dalam mengatasi tantangan internasional, khususnya melawan tim-tim kuat seperti Bulgaria. Jika kolaborasi ini terus berkembang, Indonesia berpeluang meningkatkan peringkat FIFA dan menorehkan prestasi bersejarah di kompetisi regional maupun global.











