Keuangan.id – 01 Mei 2026 | Jasindo Syariah mengumumkan rangkaian strategi baru untuk memperkuat penawaran Asuransi Perjalanan Ibadah menjelang musim haji 2026. Upaya ini dipicu oleh meningkatnya kesadaran jamaah akan pentingnya proteksi selama perjalanan ibadah.
Peningkatan Kanal Digital
Perusahaan menargetkan ekspansi layanan melalui platform digital, termasuk aplikasi mobile dan portal web, sehingga proses pembelian polis menjadi lebih cepat dan mudah diakses.
- Pendaftaran online dengan verifikasi identitas berbasis e-KTP.
- Pembayaran melalui berbagai metode digital, seperti e‑wallet dan transfer bank.
- Fitur klaim otomatis yang memanfaatkan teknologi AI untuk mempercepat proses.
Produk yang Disesuaikan
Asuransi Perjalanan Ibadah akan menawarkan paket yang mencakup perlindungan kesehatan, kehilangan bagasi, serta pembatalan perjalanan akibat kondisi tak terduga. Produk dirancang sesuai prinsip syariah, tanpa unsur riba atau gharar.
Kemitraan Strategis
Jasindo Syariah menjalin kerja sama dengan travel agent, maskapai, dan lembaga keagamaan untuk memperluas jangkauan pemasaran. Pendekatan ini diharapkan dapat menjangkau jamaah di seluruh Indonesia, terutama daerah dengan mobilitas tinggi.
Target dan Proyeksi
Target penjualan polis Asuransi Perjalanan Ibadah di musim haji 2026 diharapkan meningkat sebesar 30% dibandingkan tahun sebelumnya, seiring dengan peningkatan penggunaan kanal digital.
Dengan strategi ini, Jasindo Syariah berharap dapat memberikan nilai tambah bagi jamaah yang menunaikan ibadah haji, sekaligus memperkuat posisi perusahaan di pasar asuransi syariah Indonesia.











