Keuangan.id – 15 April 2026 | Jasa Asuransi Indonesia (Jasindo) meluncurkan inisiatif Beras Sehat di Kabupaten Karawang sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Program ini mengintegrasikan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dalam rangka mendukung petani lokal menghasilkan beras berkualitas tinggi dan ramah lingkungan.
Beberapa langkah utama yang diusung antara lain:
- Penyediaan bibit padi unggul yang telah teruji ketahanan terhadap hama dan perubahan iklim.
- Pemberian pelatihan teknik pertanian berkelanjutan, termasuk penggunaan pupuk organik dan pengelolaan irigasi efisien.
- Penggunaan asuransi pertanian Jasindo untuk melindungi petani dari risiko gagal panen.
- Pembentukan kemitraan dengan pemerintah daerah dan lembaga keuangan untuk memfasilitasi akses modal bagi petani kecil.
Melalui program ini, Jasindo menargetkan peningkatan produksi beras di Karawang sebesar 10‑15% dalam tiga tahun pertama, sekaligus menurunkan penggunaan pestisida sintetis hingga 20 persen. Dampak sosial yang diharapkan meliputi peningkatan pendapatan petani, penciptaan lapangan kerja baru dalam rantai pasok beras, dan peningkatan kualitas gizi masyarakat setempat.
Selain manfaat ekonomi, inisiatif Beras Sehat juga sejalan dengan komitmen Jasindo terhadap pembangunan berkelanjutan. Dengan mengintegrasikan asuransi pertanian ke dalam model bisnisnya, perusahaan berupaya menumbuhkan ketahanan ekonomi petani sekaligus mengurangi dampak lingkungan negatif.
Jasindo menegaskan bahwa program ini akan terus dikembangkan dan direplikasi ke daerah lain yang memiliki potensi pertanian serupa, sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan Indonesia.











