Keuangan.id – 20 April 2026 | Jamkrindo, perusahaan penjaminan kredit milik negara, mengumumkan pencapaian signifikan dengan total penjaminan mencapai Rp 247,57 triliun hingga akhir tahun 2025. Langkah ini menegaskan komitmen lembaga dalam memperkuat pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh Indonesia.
Target Kredit UMKM hingga 2025
Selain penjaminan, Jamkrindo menargetkan untuk mendukung kredit UMKM senilai Rp 1.200 triliun. Angka ini diharapkan dapat menggerakkan sektor ekonomi produktif, meningkatkan lapangan kerja, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.
| Komponen | Nilai |
|---|---|
| Total Penjaminan (hingga 2025) | Rp 247,57 Triliun |
| Target Kredit UMKM (hingga 2025) | Rp 1.200 Triliun |
Strategi penjaminan ini difokuskan pada sektor yang memiliki potensi tinggi namun masih mengalami kendala akses pembiayaan, seperti perdagangan tradisional, produksi makanan dan minuman, serta jasa kreatif. Dengan jaminan yang lebih kuat, bank dan lembaga keuangan non‑bank diperkirakan akan lebih berani memberikan kredit kepada UMKM.
Penguatan pembiayaan UMKM juga sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kontribusi sektor informal dalam Produk Domestik Bruto (PDB). Diharapkan, melalui aliran dana yang lebih lancar, UMKM dapat berinvestasi dalam teknologi, meningkatkan produktivitas, dan memperluas pasar.
Jamkrindo menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk menstabilkan sistem keuangan dan mendorong inklusi keuangan yang lebih luas. Dengan dukungan penjaminan yang signifikan, diharapkan risiko kredit dapat diminimalisir, sehingga memperkuat kepercayaan investor dan lembaga keuangan dalam menyalurkan dana ke sektor UMKM.











