Keuangan.id – 07 Mei 2026 | Pekan ke‑32 BRI Super League 2025/2026 menjadi momen penentu bagi dua tim yang bersaing di puncak klasemen, sekaligus menambah ketegangan bagi klub-klub yang berjuang menghindari degradasi. Pertandingan andalan Persib Bandung melawan PSIM Yogyakarta serta konfrontasi Borneo FC Samarinda melawan Persita Tangerang dijadwalkan pada 10‑11 Mei 2026. Kedua laga ini tidak hanya memengaruhi perolehan poin, melainkan juga menentukan arah perebutan gelar juara dan nasib tim‑tim di zona bahaya.
Posisi klasemen sebelum pekan 32
Menjelang akhir musim, Persib dan Borneo FC berada di posisi teratas dengan masing‑masing 72 poin. Persib unggul dalam pertemuan head‑to‑head, sehingga bila keduanya menang dalam tiga laga terakhir, Maung Bandung berpeluang mengunci gelar. Persija Jakarta berada di posisi ketiga dengan 65 poin dan masih berpotensi menutup jarak jika berhasil meraih tiga kemenangan berturut‑turut.
| Posisi | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Persib Bandung | 72 |
| 2 | Borneo FC Samarinda | 72 |
| 3 | Persija Jakarta | 65 |
Jadwal lengkap pekan 32
- Jumat, 8 Mei 2026 – Semen Padang vs Persik Kediri (15:30 WIB)
- Jumat, 8 Mei 2026 – PSBS Biak vs Dewa United (19:00 WIB)
- Sabtu, 9 Mei 2026 – Arema FC vs PSM Makassar (15:30 WIB)
- Sabtu, 9 Mei 2026 – Persis Solo vs Persebaya Surabaya (19:00 WIB)
- Minggu, 10 Mei 2026 – Persija Jakarta vs Persib Bandung (15:30 WIB)
- Minggu, 10 Mei 2026 – Persita Tangerang vs Persijap Jepara (15:30 WIB)
- Minggu, 10 Mei 2026 – PSIM Yogyakarta vs Malut United (19:00 WIB)
- Senin, 11 Mei 2026 – Bali United vs Borneo FC Samarinda (19:00 WIB)
- Senin, 11 Mei 2026 – Bhayangkara FC vs Madura United (19:00 WIB)
Analisis: Persib vs PSIM
Persib menutup pekan sebelumnya dengan kemenangan tipis 1‑0 atas PSIM, mencatatkan tiga poin penting. PSIM, yang berada di zona degradasi, harus meraih setidaknya satu poin untuk memperkecil jarak dari zona aman. Strategi Persib kali ini berfokus pada penguasaan lini tengah, memanfaatkan kecepatan winger kanan untuk menyerang sayap. Jika Persib berhasil mempertahankan clean sheet, tekanan pada Persija di pertemuan selanjutnya akan semakin berat.
Analisis: Borneo FC vs Persita
Borneo FC baru saja mengalahkan Persita 2‑0 pada laga pekan 31, memperkuat posisi kedua di klasemen. Persita, yang kini berjuang mengamankan poin demi menghindari degradasi, harus menurunkan formasi defensif rapat. Pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta bakal menjadi ujian mental bagi kedua tim. Borneo FC diprediksi akan mengandalkan serangan balik cepat, sementara Persita mengincar peluang dari tendangan bebas.
Implikasi bagi perebutan gelar
Jika Persib mengamankan tiga poin melawan PSIM, total poinnya akan naik menjadi 75, menciptakan jarak tiga poin dari Borneo FC yang masih memiliki satu laga melawan Bali United. Kemenangan Borneo FC melawan Bali United akan menambah poin mereka menjadi 75 pula, namun selisih head‑to‑head tetap menguntungkan Persib. Persija, meskipun memiliki peluang, harus menunggu hasil kedua laga di atas untuk menilai sejauh mana mereka masih dapat bersaing.
Bagaimana nasib zona degradasi?
Di sisi lain, Persijap Jepara akan bertandang ke Persita pada Minggu, 10 Mei, sementara PSIM berhadapan dengan Malut United. Kedua laga ini menjadi batu ujian bagi klub‑klub yang berada di peringkat 14‑16. Jika Persijap berhasil mengumpulkan tiga poin, mereka dapat menyalip Persita yang saat ini berada di zona bahaya. PSIM, yang baru saja dikalahkan oleh Persib, harus bangkit melawan Malut United untuk tetap hidup.
Secara keseluruhan, pekan 32 Jadwal Super League menawarkan kombinasi aksi menegangkan di puncak klasemen dan drama hidup‑mati di papan bawah. Semua mata kini tertuju pada hasil duel Persib vs PSIM dan Borneo FC vs Persita, karena kedua pertandingan tersebut akan menjadi penentu siapa yang berhak mengangkat trofi pada akhir musim.











